Gubernur Sentil Kepala Daerah Malas Datang Rapat Koordinasi

Sejumlah kepala daerah yang hadir terlihat serius mendengarkan arahan Gubernur Irwan Prayitno pada rapat koordinasi kepala daerah dengan Pemprov, Rabu (22/11) di Hotel Kriyad Bumi Minang. (ist)

PADANG – Gubernur Irwan Prayitno kembali menyentil kepala daerah yang mengabaikan rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi. Kehadiran kepala daerah dianggap penting, karena pengambil kebijakan di daerahnya.

Kejadian ini bukan kali pertama Gubernur Irwan Prayitno mengingatkan kepala daerah untuk sedikit memperhatikan koordinasi dengan Pemprov. Pada rapat-rapat sebelumnya yang menghadirkan seluruh kepala daerah, selalu tidak pernah cukup. Ada saja yang diwakilkan kepada sekda, asisten bahkan ada kepala dinas.

“Ini rapat koordinasi kepala daerah, kenapa yang hadir sekretaris daerah dan asisten, itu bukan kepala daerah. Jika kepala daerah tidak bisa hadir kan bisa wakil kepala daerah,”sentilnya saat membuka rapat koordinasi Pemprov dan Kabupaten/Kota se- Sumbar tahun 2017, di Hotel Kriyad Bumiminang, Rabu (22/11/2017).

Berdasarkan absensi, sebanyak sembilan kepala daerah tidak hadir dan diwakili sekda atau asisten. Kepala daerah itu masing-masing Kabupaten Limapuluh Kota, Agam, Pasaman, Dharmasraya, Solok Selatan,  Pariaman, Bukittinggi, dan Sawahlunto. Parahnya, meski rapat digelar di Padang, Kota Padang justeru diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Vidal Triza.

Irwan menyebutkan, rakor antara Kabupaten/Kota dengan Pemprov Sumbar krusial. Apalagi, tema yang diangkat setiap pertemuan rakor untuk kepentingan daerah.

“Padahal rakor ini dilaksanakan minimal dalam setahun itu tiga kali. Tetapi, masih ada kepala daerah yang tidak hadir. Jadi, karena rakor ini untuk kepentingan daerah perlunya sinergi antara Kabupaten/Kota dengan Provinsi untuk itu diharapkan kehadiran Bupati/Walikota,” ujarnya. (yose)