Gunung Marapi ‘Batuk-batuk’ Setiap Pagi

 

Gunung Marapi (antara foto)
Gunung Marapi (antara foto)

BATUSANGKAR – Empat hari belakangan, Gunung Marapi (2891 mdpl) yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Agam, kembali terpantau secara visual menyemburkan asap hitam. Masyarakat khawatir, ‘batuk-batuknya’ Marapi itu menjadi pertanda tidak baik.

“Iya, setiap pagi kami melihat kepulan asap tebal, kadang-kadang putih, dari puncak kawah Gunung Marapi dalam empat hari belakangan. Semestinya pemerintah proaktif memberi informasi perkembangan situasi gunung tersebut, sehingga masyarakat tidak jadi khawatir dan bertanya-tanya,” ucap Apri (55), seorang petani di Pariangan menjawab Singgalang, Kamis (3/8).

Dikatakan, terakhir dia melihat kepulan asap tebal dengan semburan yang cukup tinggi dari kawah antara pukul 06.00 WIB-07.30 WIB.

Hartanto dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kepada Singgalang menginformasikan, tingkat aktifitas Gunung Marapi masih berada pada level II atau waspada. Masyarakat, wisatawan, dan pengunjung Gunung Marapi lainnya, jelasnya, tidak diperbolehkan mendaki Gunung Marapi hingga pada radius tiga kilometer dari kawah. (musriadi)