Harga Sembako Naik, Karet Turun

Ilustrasi. (*)

PULAU PUNJUNG –¬†Sepekan terakhir harga kebutuhan sembako merangkak naik. Dampaknya, ibu rumah tangga tapakiak. Sedihnya lagi, harga komoditi karet pun turun dari Rp9 ribu menjadi Rp8 ribu.

“Harus berpandai-pandai. Kalau tidak sansai awak,” sebut Susi Purnawati, 39, warga Pulau Punjung, yang juga pemilik rumah makan ampera kepada Singgalang, Rabu (13/12/2017).

Dikatakan, sejumlah kebutuhan pokok yang naik antara lain, cabai, bawang, tomat dan daging.

Ia merinci, harga cabai yang semula Rp25 ribu naik menjadi Rp45 ribu. Begitu pula harga daging naik menjadi Rp120 ribu dari Rp100 ribu per kilogram.

“Kalau harga bawang dari Rp15 ribu naik menjadi Rp20 ribu. Kemudian, tomat perkilogramnya Rp10 ribu dari Rp5 ribu,” timpal Herninda, 45, ibu rumah tangga lainnya.

Ditambahkan, bagi warga yang berusaha seperti rumah makan ampera atau mini, mesti berpandai-pandai. Sebab, jika tak cerdas mensiasati, bisa jadi usaha gulung tikar alias tutup.

“Tapi, kalau harga kebutuhan terus meroket naik, bisa-bisa terancam tutup usaha kami. Pemerintah harus mengendalikan harga kebutuhan itu,” pintanya. (ron/yas)

Loading...
BAGIKAN