Hati-hati, Jalan Payakumbuh – Lintau Rusak!

Satu unit truk tronton kesulitan melewati akses jalan Payakumbuh-Lintau, di Balai Jariang, Payakumbuh Timur yang rusak, Rabu (14/6). Kerusakan ini, dipicu karena gorong-gorong mengalami pecah. Pemprov Sumbar diminta segera turun tangan. (Muhammad Bayu Vesky)
Truk tronton kesulitan melewati akses jalan Payakumbuh-Lintau, di Balai Jariang, Payakumbuh Timur yang rusak, Rabu (14/6). (Muhammad Bayu Vesky)

PAYAKUMBUH – Gorong-gorong penghubung Kota Payakumbuh dengan Kabupaten Limapuluh Kota di ruas jalan Provinsi Payakumbuh-Lintau, tepatnya di Tanah Sirah, Balai Jariang, Aia Tabik mengalami pecah sejak beberapa hari terakhir.

Akibatnya, akses jalan provinsi tersebut kerap tersumbat dan memicu kemacetan. “Atas nama masyarakat, kami berharap besar, Dinas Prasjal Tarkim Sumbar, segera turun tangan. Segera lakukan perbaikan,” kata Fitrial Bachri, pemuka masyarakat Payakumbuh Timur.

Fitrial mengaku, dia sering didatangi warga, mengadukan kondisi jalan tersebut. “Kemarin, saya sempat turun ke sana. Benar, gorong-gorong pecah, hancur,” sambung Fitrial, Selasa (13/6). Sehari setelah Fitrial mengirim pesan ke Singgalang, Rabu (14/6), sejumlah anggota DPRD turun ke lokasi tersebut.

Mereka masing-masing Chandra Setipon,Wulan Denura dan Edward DF dari Komisi B. “Hasil Pantauan di lapangan ditemukan jalan rusak karena ada gorong gorong yang pecah. Harapannya, Pemprov segera turun,” kata Edward DF.

Akibat gorong-gorong yang pecah itu, ruas jalan menjadi macet. Kemacetan terjadi hingga beberapa ratus meter. Sejumlah petugas Kepolisian, sejak beberapa hari llau terlihat setia di lokasi kejadian untuk mengatur akses jalan.

“Benar, terjadi kemacetan. Tapi kendaraan tetap bisa bergerak. Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas, anggota stanby di sana,” jelas Kapolres Payakumbuh Ajun Komisaris Besar Kuswoto, terpisah.

Sejumlah warga Limapuluh Kota di Kecamatan Luhak mengaku, akibat kerusakan jalan Payakumbuh-Lintau, mereka nyaris kecelakaan. “Itu sudah lama rusaknya. Bahkan, banyak yang hampir kecelakaan,” kata Arya, masyarakat Sikabu-Kabu Tanjuang Haro, Padang Panjang.

Keluhan serupa disampakan pengendara dari arah berbeda. Sejumlah sopir truk bermuatan berat mengaku, kesulitan melewati jalan yang rusak tersebut. Terlebih, lebaran akan segera datang. “Ini akan mengundang kemacetan,” katanya. (bayu)