Hilang Sejak Minggu, Bocah Kembar di Limapuluh Kota Diduga Diculik

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

LIMAPULUH KOTA – Polsek Payakumbuh menerima laporan dua bocah kembar yang merupakan pelajar SD dan SMP hilang sejak Minggu (9/10) lalu.

Belum diketahui secara pasti keduanya menjadi korban penculikan atau melarikan anak di bawah umur.  “Laporannya baru masuk tadi siang,” kata Kapolsek Payakumbuh, AKP Hikmah, Rabu (12/10).

Laporan dibuat orangtua korban. “Pengakuan pelapor anaknya tidak pulang sejak Minggu (9/10) malam. Sorenya keduanya mengaku pergi mengerjakan pekerjaan rumah (PR) ke rumah temannya,” sebut Hikmah.

Bocah kembar sebut saja bernama Jesi dan Jesa yang berusia 13 tahun merupakan warga Parumpuan, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota. Jesi sudah duduk di bangku SMP. Sedangkan Jesa masih kelas 6 SD.

Polisi belum berani menyimpulkan apakah terduga pelaku yang membawa pergi Jesi dan Jesa ini merupakan pacar korban, mengingat mereka masih ingusan atau orang tak dikenal. “Kalau dugaan sementara masih melarikan anak di bawah umur,” jelas Hikmah.

Orangtuanya juga mengaku informasi dari temannya yang didatangi Jesi dan Jesa dengan alasan mengerjakan PR, sepulang membuat tugas keduanya pulang ke rumah.

“Ibu korban mengaku, informasi dari teman korban tersebut, keduanya diduga dibawa oleh dua orang pria yang kemungkinan berasal dari Kecamatan Mungka, Limapuluh Kota,” tutur Kapolsek. (bayu)