HMI: Aksi Unjukrasa Murni Tuntut Keadilan di Negeri Ini

Unjukrasa umat Islam di Jakarta (okezone)
Unjukrasa umat Islam di Jakarta (okezone)

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Mulyadi P Tamsir mengatakan, aksi unjuk rasa Bela Umat Islam jilid III yang dilakukan murni ingin menuntut keadilan di negeri ini.

Khususnya bagi kasus dugaan penistaan agama yang menyeret gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Hari ini ada ketidakadilan perlakuan hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama. Ketika yang lainnya dinyatakan sebagai tersangka saja sudah ditahan, sudah ditangkap. Kenapa Ahok tidak,” kata Mulyadi dalam diskusi Redbons dengan tema ‘Jelang Aksi Damai Jilid III’ di Kantor Redaksi Okezone, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (24/11).

Menurut Mulyadi, Ahok sudah memenuhi syarat hukum untuk dilakukan penahanan, mengingat mantan Bupati Belitung Timur itu kembali mengulangi perbuatannya dengan melecehkan para demonstran 4 November dibayar senilai Rp500 ribu.

“Dan BTP sudah mengulangi perbuatan setelah ada masa aksi 4 November, tidak lama setelah itu ada di ABC News dia lakukan wawancara dimana peserta aksi dikatakan mendapatkan uang Rp500 ribu ini kan fitnah kepada peserta aksi,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap Polri segera menahan Ahok sehingga kejadian berupa fitnah tersebut tidak kembali berulang kembali ke depan. “Kalau ini dibiarkan ini akan terus berulang. Maka ini cukup menjadi alasan kepolisian melakukan penahanan kepada saudara BTP sehingga tidak muncul fitnah-fitnah lain. Ini harapan kita agar ditahan dan cepat proses hukumnya dan kita awasi hingga keputusan final dari pengadilan,” tukasnya. (aci)