Ibu Muda Ini Ditangkap Usai Beli Sabu

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PADANG – Seorang ibu rumah tangga (IRT), Fitriani (34) mesti mempertanggungjawabkan perbuatannya di Pengadilan Negeri Padang, Senin (24/10), setelah kedapatan memiliki narkoba jenis sabu.

Menurut polisi yang menjadi saksi, Hengki Efendi, penangkapan terdakwa berawal dari laporan masyarakat, bahwa di depan salah satu hotel di Kelurahan Kampung Pondok sering terjadi transaksi narkotika.

”Pada 9 agustus 2016 sekitar pukul 16.30 WIB, kami ke tempat kejadian peristiwa (TKP) dan melihat seorang perempuan dengan gerak-gerik yang mencurigakan,” ujar Hengki di hadapan majelis hakim yang diketuai Sutedjo dengan anggotanya Nasorianto dan Yose Ana Roslinda.

Hengki menambahkan, polisi melakukan penggeledahan terhadap terdakwa dan ditemukan satu paket sabu-sabu yang dilipat dalam lembaran uang kertas Rp2 ribu. Barang bukti seberat 0,08 gram itu dipegang terdakwa di tangan kirinya.

“Menurut pengakuan terdakwa, dia disuruh oleh Anton (DPO) untuk membeli sabu-sabu senilai Rp200 ribu. Kemudian terdakwa membeli sabu-sabu kepada Penyet (DPO),” tukasnya.

Hengki menjelaskan, terdakwa yang merupakan warga Seberang Padang ini ditangkap di depan sebuah hotel ketika hendak menyerahkan barang bukti kepada Anton. Terdakwa sendiri bukanlah target operasi (TO) dari polisi.

Sementara itu, pengakuan terdakwa kepada majelis hakim, sabu-sabu itu rencananya mau dipakai bersama Anton. ”Uang untuk membeli sabu-sabu itu dari Anton. Rencananya sabu-sabu mau dipakai di hotel, karena Anton ada di dalam hotel,” sebutnya. (yuki)