Indonesia dan Australia Berperan Aktif dalam IORA

VIANTIANE – Agenda pertama Presiden Joko Widodo di hari terakhir berada di Laos, melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull di ASEM Villa, Viantiane, Laos, Kamis (8/9).

Dipastikan kedua negara akan terus berperan aktif dalam Asosiasi Lingkar Samudera Hindia (Indian Ocean Rim Association/ IORA). IORA melakukan pertemuan pada 22-23 Oktober 2015 di Padang, Sumatera Barat yang menghasilkan tiga dokumen utama.

Dalam pertemuan dengan PM Turnbull, Jokowi didampingi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Tiba di ASEM Villa, Presiden menyambut PM Turnbull dan berfoto bersama. “Selamat atas kemenangan dalam pemilu,” ucap Presiden memulai percakapan.

Setelah pertemuan, Menlu Retno Marsudi memberikan keterangan terkait pembicaraan kedua kepala negara tersebut. Salah satunya adalah kerja sama di bidang ekonomi, khususnya masalah daging yang berkaitan dengan impor sapi maupun peternakan sapi.

“Daging ini tidak hanya terkait dengan impor sapi tetapi juga cattle breeding (peternakan sapi). Itu lebih berkelanjutan tidak hanya masalah beli-membeli, tetapi kemudian menjadikan ketahanan pangan kita lebih berkelanjutan,” ujar Menlu Retno Marsudi di hadapan para jurnalis.

Selain itu, Jokoi dan Turnbull juga berdiskusi tentang terorisme dan sepakat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang yang berkaitan dengan kontra terorisme. (lek)