Indonesia-Malaysia Sepakati Rekrutmen TKI Secara Online

JAKARTA – Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Malaysia yang berlangsung di Putrajaya, Malaysia, Jumat (24/9) menyepakati mekanisme rekrutmen terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) akan dilakukan secara daring untuk lebih memaksimalkan perlindungan pekerja.

“Saya menyambut gembira hasil pertemuan bilateral Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Malaysia tadi. Ini langkah maju bagi kedua negara dalam upaya pembenahan penempatan dan perlindungan TKI di Malaysia,” ungkap Menaker M Hanif Dhakiri seusai menghadiri Pembukaan ASEAN Skills Competition Ke-11 di Putrajaya International Convention Centre (PICC), Putrajaya, Malaysia, Jumat (24/9).

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri bertemu dengan Menteri Sumber Manusia Malaysia Dato Sri Richard Riot Anak Jaem untuk membahas mengenai Rekrutmen, Penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Domestik Indonesia.

Pertemuan Bilateral antara Indonesia-Malaysia itu membuahkan kesepakatan dalam bentuk Letter of Intents (LoI) yang ditandatangani kedua Menteri. Selanjutnya, kedua negara akan membahas LoI tersebut secara teknis.

Dua isu yang disepakati yakni mengejawantahkan konsep “one channel” sebagaimana yang telah disepakati oleh dua Kepala Negara dan sepakat menyelesaikan pembahasan MoU sebelum akhir tahun 2016.

Menurut Hanif, mekanisme rekrutmen akan dilaksanakan melalui sistem daring yaitu pertukaran informasi mengenai permintaan dan persediaan tenaga kerja.

“Dengan demikian, perlindungan awal Pekerja Domestik yang memiliki keterampilan sudah dapat diimplementasikan. Dari sisi permintaan akan melahirkan nama jabatan yang dibutuhkan serta persyaratan jabatannya. Hal ini akan membantu sisi penyedia tenaga kerja dalam mempersiapkan tenaga kerja yg sesuai jabatan,” jelasnya. (aci)

sumber:antara