Ini Pesan Mahasiswa Asal Limapuluh Kota yang Ditahan di Mesir ke Pihak Keluarga

Muhammad Hadi dan Nurul Islami bersama perwakilan KBRI (ist)
Muhammad Hadi dan Nurul Islami bersama perwakilan KBRI (ist)

PADANG – Dua mahasiswa Indonesia asal Limapuluh Kota, Muhammad Hadi dan Nurul Islami yang ditahan aparat keamanan Mesir di Samanud sudah berhasil ditemui perwakilan KBRI di Kairo, Senin (14/8) waktu Indonesia.

Bahkan Hadi sempat menghubungi kakak Nurul Islami bernama Muhammad Khoironi melalui WhatsApp yang mengabarkan kondisi mereka baik-baik saja.

“Alhamdulillah kami baik-baik saja bang. Kabarkan ke keluarga jangan cemas kali. Kami hanya dimintai keterangan saja. Cuma saat ini banyak orang Mesir yang berkasus, makanya kami harus sabar,” isi pesan kepada Khoironi yang berada di Situjuah, Limapuluh Kota.

Sebelumnya ia juga telah mencoba mengkonfirmasi melalui sahabat temannya di Mesir terkait sudah bisa ditemuinya adiknya oleh pihak KBRI.  “Kata temannya memang sudah bisa ditemui pihak KBRI,” katanya

Hal senada disampaikan Martalinda (49), ibu kandung Hadi. “Siang tadi banyak wartawan yang menanyakan, kami sedikit lega semoga permasalahan tersebut segera terselesaikan dan kedua anak kita bisa melanjutkan pendidikannya. Kami mohon bantuan semua pihak agar mereka bisa kembali melanjutkan pendidikannya,” ujarnya. (rahmat)