IPPMI: Protes Minang Mart Karena Ada yang Takut Bersaing

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PADANG – Ketua Umum DPP Ikatan Pemuda Pemudi Minang Indonesia (IPPMI) M. Rafik Perkasa Alamsyah mengatakan, tidak ada pihak ketiga yang diuntungkan denganan pendirian Minang Mart di Sumbar.

“Kami saksi hidup dari awal bagaimana proses Minang Mart ini berjalan dan dimulai dari rantau,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (17/11).

IPPMI mendukung 100 persen program Minang Mart dan merupakan terobosan bagus untuk kepentingan masyarakat Sumbar.

“Selama ini IPPMI melihat bisnis retail ini dikuasai beberapa kelompok pengusaha retail saja. Jadi wajar kalau ada pihak-pihak yang merasa khawatir dan dirugikan karena takut bersaing dengan Minang Mart,” lanjutnya.

Mereka ini menurut Rafik, hanya memikirkan kepentingan ekonomi mereka saja. “Bagi kami anak muda Minang sangat mengapreasiasi dengan kehadiran Minang Mart yang menurut kami bermanfaat bagi anak muda Minang yang baru belajar kewirausahaan di Sumbar selain meningkatkan ekonomi di Sumbar,” tuturnya.

Menurutnya, konsep upgrading warung atau lapau yang selama ini dengan pola manajemen tradisional itu sangat tepat sasaran dalam mengikuti perkembangan bisnis retail di Sumbar tanpa harus membayar royalti fer franchise.

“Jadi Kami IPPMI menyatakan dengan tegas mendukung dan siap men-support Minang Mart serta mengawal program Minang Mart ini. Belum apa apa dan baru start kok sudah diganggu, biarkan dulu berjalan baru nanti kita evaluasi bersama-sama. Harapan IPPMI ke depan Minang Mart bisa ekspansi ke luar Sumbar bekerja sama dengan para pengusaha ataupun masyarakat Sumbar di rantau,” tutur Rafik lagi.(rahmat)