Istri Tewas Diserang Beruang, Suami Luka-luka

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PEKANBARU – Pasangan suami istri (Pasutri) di Kabupaten Kampar, Riau diserang beruang. Akibatnya, satu orang meninggal dunia. Korban tewas atas nama Bunai (55) yang merupakan ibu rumah tangga (IRT). Sementara suaminya, Saruli (60) menderita luka cukup parah akibat dicakar dan digigit hewan penyuka madu ini.

“Untuk korban saat ini sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad di Pekanbaru. Diduga korban tewas akibat diserang beruang,” ujar Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Manusia (BBKSDA) Riau, Dian Indriati, Selasa (3/10).

Diwartakan okezone, penyerangan itu terjadi di ladang karet di Desa Teluk Paman, Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar saat itu korban bersama suaminya sedang menyadap karet.

Tidak tahu dari mana asalnya, tiba-tiba beruang itu menyerang Bunai yang lagi menyadap karet miliknya. Akibat serangan itu, Bunai sempat berteriak minta tolong. Teriakan minta tolong itu didengar suaminya. Saruli pun bergegas menuju ke sumber suara.

Dia pun terkejut, ternyata sumber suara itu berasal dari istrinya yang diserang beruang. Spontan, Maruli membantu istrinya. Namun, satwa liar itu gantian menyarangnya. Korban mengalami luka cukup serius di kepala dan badan akibat dicakar dan digigit beruang.

Beruntung saat kejadian ada beberapa warga lain yang melihat. Beruang itu pun melarikan diri. Keduanya dibawa ke Puskesmas terdekat. Namun, tim medis menyatakan Bunai sudah meninggal dunia. Sementara Saruli yang lukanya cukup serius dirujuk ke RSUD Pekanbaru.

“Tim BBKSDA Kampar dan kita dari provinsi saat ini sedang mencari satwa yang menyerang warga itu,” tukasnya. (aci)

agregasi okezone1