Jamu Barito, SPFC Bidik Posisi 6 Klasemen

Marcel Silva Sacremento dan kawan-kawan (rahmat zikri)
Marcel Silva Sacremento dan kawan-kawan (rahmat zikri)

PADANG – Laga Semen Padang FC kontra Barito Putera di Stadion H. Agus Salim, Padang, Selasa (18/10) petang merupakan duel ke-12 kandang skuat Nilmaizar di Pekan 24 Torabika Soccer Championship (TSC).

Bidikan kemenangan tentu menjadi target pasukan Kabau Sirah. Selain mempertahankan rekor tak terkalahkan kandang, misi lainnya kembali mengambil posisi keenam klasemen yang pada Pekan lalu dikudeta Mitra Kukar.

Kemudian, PSM Makassar yang Minggu petang juga mengalahkan Sriwijaya FC di Stadion Andi Mattalata dengan skor 2-1. PSM juga telah mengantongi 35 poin sama dengan Semen Padang FC. Hanya beda selisih gol. Semen Padang saat ini menempati peringkat ketujuh sedangkan PSM di posisi kedelapan.

Kekuatan anak buah Nilmaizar full team. Gelandang serang Lee Gil-hoon ternyata masih bisa diturunkan. Itu artinya, komposisi starting XI Kabau Sirah kala menang 2-0 menjamu Perseru Serui 12 Oktober lalu tidak bakalan banyak berubah.

Pakem 4-4-2 yang menjadi tren Nilmaizar bersama trio staf pelatihnya kembali diusung. Menempatkan empat pemain belakang seperti duet center bek Cassio Fransisco de Jesus bersama Agung Prasetyo, lalu dibantu bek kiri Novan Setya Sasongko dan kanan ada kapten Hengki Ardiles.

Empat sektor tengah dihuni Muamer Svraka dengan Lee Gil-hoon ditopang lini sayap Riko Simanjuntak dan Irsyad Maulana guna penyuplai ke dua bomber Nur Iskandar dengan Marcel Silva Sacramento. Nama terakhir, berpotensi bisa menambah koleksi gol agar bisa terus melaju top skor sementara. Julukan ‘The King Agus Salim’ telah melekat kepada striker kelahiran Vera Cruz, Bahia, Brasil, 29 tahun itu.

“Walau Barito berada di papan bawah bukan berarti timnya tidak bagus. Kita akan tetap fokus bagiamana pun segala sesuatunya bisa terjadi apa saja,” kata Nil dalam keterangan resminya, Senin (17/10).

Kubu tamunya pastinya tidak mau menyerah begitu saja. Target mencuri poin menjadi bidikan pelatih baru Laskar Antasari, Yunan Helmi yang menggantikan Mundari Karya.

“Sepakbola bukan matematika. Tidak bisa ditebak apa yang terjadi. Kami akui tuan rumah tim bagus apalagi dilatih sekaliber Nilmaizar yang notabene pemain idola saya. Jadi kami datang ke sini ingin curi poin,” katanya optimistis.

Kekuatan pasukan Yunan pun full team. Sebanyak 18 pemain yang diboyong ke Padang ini sudah siap tempur. Skema 4-2-3-1 yang selama ini diusung pelatih Mundari Karya tidak banyak yang akan dirubah Yunan dalam waktu relatif singkat ini.

Prakiraan komposisi yang diturunkan bisa jadi pada posisi penjaga gawang kembali dipercaya kepada kiper senior Adhitya Harlan. Duet center bek ada Thierry Gathussi bersama Fathlul Rahman.

Keduanya dibantu Ambrizal bek kanan dan Rizky Pora di bek kiri yang juga memiliki kecepatan untuk bisa menusuk dari sisi sayap kiri itu. Dua pemain tengah ada Lim Jun Sik bersama Hansamu Yama yang nantinya akan berkolaborasi dengan trio pemain tengah lainnya seperti Adam Alis, Luis Carlos Junior dan Thiago Eduardo Do Amaral dengan menemaptkan striker tunggal Nazarul Fahmi asal Malaysia.

Selain prakiraan 11 pemain di atas, Yunan juga memboyong nama-nama seperti M. Riyandi (penjaga gawang), M. Roby, Nazar Nurzaidin, Paulo Oktavianus Sitanggang, Dedy Hartono, Lucky Wahyu dan Yongky Aribowo.

Duel ‘big match’ Kabau Sirah versus Laskar Antasari sore besok dipimpin wasit Untung dan akan disiarkan secara langsung Indosiar pada pukul 16.30 WIB. Akankah Barito Putera menjadi korban ke-11 Semen Padang di kandang? Atau sebaliknya Barito jadi tim pertama yang memecah rekor kandang Semen Padang? (dede)