Jamu Perseru, SPFC Usung Misi Balas Dendam dan Rekor Kandang

Pemain SPFC, Irsyad Maulana (rahmat zikri)
Pemain SPFC, Irsyad Maulana (ist)

PADANG – Duel seru dan keras diprediksi bakal tersaji, Rabu (12/10) petang di Stadion H. Agus Salim, Padang. Kubu yang bentrok Semen Padang FC kontra Perseru Serui pada Pekan 23 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.

Jelang laga kedua pelatih telah melancarkan psywar. Kubu tuan rumah melalui coach Nilmaizar sudah bertekad membalaskan dendam kepada anak asuh Hanafi dengan cara yang fair, bukan dengan cara yang tidak fair.

Sebaliknya, Hanafi juga melontarkan pernyataan, timnya yang pertama mematahkan rekor kandang pasukan Nilmaizar.

Itu artinya, kedua juru taktik sudah memutar otak untuk menyiapkan skenario permainan terbaiknya. Kekuatan armada Nilmaizar hanya minus Handi Ramdhan selebihnya bisa diturunkan.

Rancangan starting XI Nil bisa jadi bakal berbeda kembali dan penuh kejutan. Laga terakhir saat dijamu Persela dua pilarnya dibangkucadangkan. Taktik itu cukup berhasil dan membawa satu poin ke Padang.

Sementara pasukan Hanafi tengah on-fire. Laga terakhir menjamu Persipura menang 2-0. Dua gol dari Osas Saha dan Petrus Paitoni Towolom juga menjadi modal dalam tur ke Padang ini.

Begitu pula dari hasil lima laga terakhir, tim tamu lebih bagus. Kabau Sirah hanya mencatat sekali kemenangan atas Bali United lalu dua imbang atas Persija dan Persela serta dua kalah dari Persipura dan PSM Makassar.

Perseru membukukan dua kemenangan atas Persegres Gresik dan Persipura, lalu dua kalah atas Mitra Kukar dan Persija serta sekali imbang dari PSM Makassar. Namun dari segi peringkat klasemen Hengki Ardiles cs masih di atas Boas Atururi dkk.

Pertarungan lini tengah kedua tim diperediksi bakal terjadi ketat. Nilmaizar mengandalkan Muamar Svraka, Rudi, Irsyad Maulana dan Lee Gil-hoon untuk penyuplai bola ke striker Marcel Silva Sacramento dengan Nur Iskandar. Mereka ini berkumungkinan besar bertarung dengan Franklin Rumbiak, Ronaldo Meosido dan Boas Atururi guna membantu duet penyerang Gakou Amadou dan Osas Saha. (dede)