Januari 2017 Tol Laut Wilayah Barat Sumatera Dianggarkan Rp160 Miliar

Kapal tol laut. (*)
Kapal tol laut. (*)

JAKARTA – Guna mengatasi disparitas harga yang cukup tingi antara wilayah barat dan timur, karena pertumbuhan ekonomi yang terpusat di Pulau Jawa mengakibatkan transportasi laut di Indonesia tidak efisien dan mahal disebabkan tidak ada muatan balik dari wilayah-wilayah yang pertumbuhan ekonominya rendah baik diwilayah timur maupun bagian barat Sumatera.

“Untuk mensukses program Tol Laut yang dicanangkan pemerintahan Jokowi-JK, disparitas harga tidak hanya di wiayah timur semata, tapi di wilayah barat Sumatera juga terjadi. Maka dari itu Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mulai tahun 2017 membuka jalur pelayaran wilayah barat Sumatera,” ujar Bay M Hasani, Direktur Lalu Linas dan Angkutan Laut (Dirlala) Ditjen Perhubungan menjawab pertanyaan Singgalang, Kamis (17/11) di kementerian Perhubungan.

Menurutnya, kebiakan nasional “Nawa Cita” era pemerintahan Jokowi-JK periode 2014-2019 menghadirkan negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga. “Guna mensukseskan Tol Laut itu, maka Kementerian Perhubunan Perhubungan melalu Ditjen Perhubungan Laut akan memprogramkan pelayaran reguler ke wilayah barat Sumatera mulai tahun 2017 dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp160 miliar untuk satu tahun kontrak dengan perusahaan pelayaran swasta,” ungkap Bay. (ymn)