Jelang Kongres, Menpora Diminta Hentikan Intervensi PSSI

MAKASSAR – Belum lama PSSI disanksi oleh Badan Sepakbola Dunia (FIFA) karena pemerintah, kisruh kembali terjadi usai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) mengeluarkan surat rekomendasi yang menolak Makassar sebagai tuan rumah kongres PSSI 2016. Hal itu membuat PSSI angkat bicara.

Plt Ketua Umum PSSI, Hinca Pandjaitan secara tegas meminta Kementerian yang dibawahi Imam Nahrawi itu untuk tidak mengintervensi PSSI.

“Ini termasuk sesuatu yang sifatnya intervensi yang berat sekali kita jelaskan ke FIFA, hanya tempat saja menjadi soal. Kali ini biarkan Makassar tuan rumah, tiap tahun kan PSSI berkongres. Tahun depan bisa Yogjakarta kan,” keluh Hinca saat berkunjung ke Makassar, Selasa (13/9)

Hinca mengingatkan Menpora tentang kedaulatan PSSI sebagai organisasi di luar pemerintahan, sehingga pemeritah wajib menghargai keputusan internal PSSI.

“Yang pasti bahwa setiap organisasi kemasyarakatan termasuk PSSI punya kewenangannya sendiri untuk menentukan tempatnya berkongres. Kami berharap pemerintah menghormati itu,” tegasnya.

Ia menyebut pemilihan tempat sudah diputuskan lewat mekanisme internal PSSI. Adanya intervensi pemerintah di tubuh PSSI, membuat organisasi bola ini kembali dihantui ancaman sanksi FIFA lagi.

“Saya kira tidak ada alasan untuk menolak Makassar, karena itu kesepakatan Exco. Kita ingin ingatkan agar kedaulatan masing-masing organisasi itu dihormati, karena jika surat itu benar tentu itu akan merepotkan kita semua, kita akan berurusan lagi dengan FIFA,” lanjut Hinca.

Ia pun berencana akan menemui Menpora. “Saya akan menemui Menpora untuk berkoordinasi, menjelaskan bahwa persiapan sudah matang, jadi kita tetap di Makassar,” ungkapnya.(aci)