JEMBATAN KAYU GADANG AMBRUK: Ternyata Sudah Lama Dicemaskan Warga

Jembatan Kayu Gadang< koto Buruak amburk. Sejumlah pengendara luka-luka. (arif)
Jembatan Kayu Gadang< koto Buruak amburk. Sejumlah pengendara luka-luka. (damanhuri)

PARIK MALINTANG – Jembatan Kayu Gadang, Koto Buruk, Lubuak Aluang ambruk, Senin (14/8). Ternyata warga sudah lama mengkhawatirkan kondisi jembatan itu.

Landi Efendi, Sekretaris Walinagari Lubuk Alung menyatakab, jembatan penghubung Nagari Balah Hilia dengan Nagari Lubuk Alung, membelah Sungai Batang Anai itu memang menjadi tanda tanya besar oleh warga yang saban hari menggunakannya.

Betapa tidak, jembatan itu dikabarkan jembatan bekas yang dipindahkan dari Pasa Usang, Kecamatan Batang Anai ke lokasi itu pada era Orde Baru dulu.

Dengan kondisi yang diatasnya dipenuhi dengan krikil keras itu, acap pula dilintasi oleh truk-truk pengangkut galian C, tak mengherankan terjadinya musibah demikian.

Sudah lama masyarakat menilai, jembatan itu amat darurat untuk dilalui oleh mobil yang bukan kapasitasnya untuk dilalui.

Landi Efendi menyebutkan, bahwa pihaknya telah menyebar-luaskan informasi ambruknya jembatan tersebut. Termasuk pihak berwenang, Dinas Perhubungan dan Dinas Penanggulangan Bencana Daerah.

“Kita bersama warga tengah melakukan evakuasi kendaraan yang ikut jatuh. Ada sejumlah sepeda motor yang ikut terjun. Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa,” kata dia.

Dia menyebutkan, truk tifer yang jatuh itu meluncur dari arah Nagari Sikabu mengangkut bahan galian untuk dijualnya. (damanhuri)