Juru Parkir di Payakumbuh Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Polisi identitasi jasad korban (bayu)
Polisi identitasi jasad korban (bayu)

PAYAKUMBUH – Dinyatakan hilang sejak akhir Agustus lalu, Rio Oktariadi (20) ditemukan sudah dalam bentuk tulang belulang di areal pandam pekuburan belakang SMAN 4, Padang Tangah, Balai Nan Duo, Koto Nan Ompek, Payakumbuh, Kamis (6/10)

Identitas jasad tersebut dikenali dari pakaian yang ditemukan di sekitar lokasi. Korban merupakan juru parkir, warga Nunang, Payakumbuh Barat yang tidak pulang ke rumahnya usai menonton organ tunggal di Lundang, Parit Rantang, 30 Agustus lalu.

Jasad tersebut awalnya ditemukan Hanafi (62), satpam di SMAN 4 Payakumbuh, yang sudah curiga sejak beberapa pekan terakhir. “Saya melihat biawak suka memakan bangkai di sini. Tadi pagi, saya lihat, ternyata ada tengkorak manusia,” tuturnya.

Kaget atas temuannya itu, Hanafi pun melapor ke pihak LPM dan kelurahan. Tidak lama menunggu, anggota Bhabinkamtibmas Polsekta Payakumbuh yang dipimpin Kapolsekta Kompol Russirwan tiba di lokasi kejadian. Kemudian, disusul Kapolres AKBP Kuswoto dan Kasatreskrim Iptu Wawan Dermawan.

Mayat tersebut hanya tinggal beberapa bagian saja, yakni terngkorak kepala serta kaki kanan. Di sana, juga ditemukan kaos dan celana jeans warna biru serta mengunakan ikat pinggang. Semuanya, dinyatakan oleh pihak keluarga, milik Rio.

Polisi belum langsung menyerahkan jenazah ke keuarga korban. “Sampai malam ini, jasad yang kita temukan masih di kamar mayat RS Adnan WD Payakumbuh. Bisa jadi dilakukan autopsi,” tutur Russirwan.

Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan petugas dirumah sakit, belum bisa dipastikan penyebab pasti kematian korban.(bayu)