Jutaan Jemaah Haji Mulai Laksanakan Mabit di Muzdalifah

MAKKAH – Jutaan jamaah haji dari berbagai negara melaksanakan prosesi mabit (menginap) dan mengambil kerikil untuk lempar jumrah di Muzdalifah. Para jamaah mulai bergerak dari Arafah usai mentari tenggelam.

Mereka mayoritas menggunakan angkutan bus, namun ada juga yang memilih berjalan kaki. Jarak Arafah ke Muzdalifah sendiri sekira 5 kilometer.

Pantauan di lapangan, Senin (12/9/2016) dini hari, jutaan jamaah haji sudah menempati lokasi-lokasi yang ditentukan berdasarkan maktab masing-masing. Antara jamaah dari satu negara dengan negara lain dipisah menggunakan pagar kawat.

Sepanjang jalan di Muzdalifah baik di sebelah kanan maupun kiri hanya tampak pemandangan serba putih, para jamaah yang mengenakan ihram. Gurun pasir yang biasanya sepi mendadak penuh dengan manusia.

Di antara mereka terdapat sekira 155.200 jamaah haji Indonesia. Para jamaah ditempatkan di sejumlah blok dengan pagar pembatas. Sangat mudah membedakan jamaah haji Indonesia dengan jamaah dari negara lain. Jamaah haji Indonesia difasilitasi dengan karpet merah.

Para jamaah terlihat beristirahat, sebagian masih memilih-milih batu untuk digunakan lempar jumrah dan sebagain lagi salat serta menengadahkan tangan ke langit untuk berdoa.

Lepas tengah malam, sebagian jamaah sudah bergerak menuju Mina untuk selanjutnya besok melempar jumrah. (lek)

agregasi okezone1