Kapolda Ajak Masyarakat Sumbar Berdoa di Masjid

Mapolda Sumbar (dok)
Mapolda Sumbar (dok)

PADANG – Kapolda Sumbar Brigjen Basarudin mengimbau masyarakat Sumbar agar tidak ke Jakarta untuk demo di Lapangan Monas. Sebaiknya melakukan doa bersama di masjid terdekat.

Harapan itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Syamsi kepada Singgalang, Rabu (30/11).

Bagi yang telah terlanjur berangkat sekitar 300 orang itu agar menjaga nama baik Sumbar dan jangan mudah terprovokasi oleh orang-orang tak bertanggungjawab.

Dikatakan tidak benar masyarakat Sumbar berangkat mencapai ribuan, hanya sekitar 300 orang dari tiga daerah, yaitu Bukittinggi, Padang Panjang dan Padang.

Begitu juga informasi yang mengatakan masyarakat Sumbar berangkat ke Jakarta dengan menyewa pesawat. “Tidak benar itu, “ujar Syamsi.

Demo yang akan berlangsung di Monas, 2 Desember itu dimulai sekitar pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Itu disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian usai bertemu dengan Ketua MUI Pusat KH Maruf Amin dan Ketua Ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Senin (28/11).
Kapolri juga telah berkoordinasi dengan Panglima TNI untuk memastikan keamanan selama berlangsungnya aksi.

Polri telah menyiapkan tempat di Monas untuk menampung 600 ribu hingga 700 ribu orang. Kalau kurang (lahan) di siapkan Jalan Medan Merdeka Selatan.
Keputusan tersebut disetujui oleh Rizieq Shihab selaku inisiator Aksi Bela Islam III. (gpa)