Kasus Kusta Paling Tinggi di Padang Pariaman

Ilustrasi. (*)
Ilustrasi. (*)

PARIK MALINTANG – Ternyata temuan kasus penyakit kusta Padang Pariaman terbanyak di Sumatera Barat. Hal ini mengemuka dalam pertemuan yang diadakan Dinas Kesehatan Padang Pariaman di ruangan pertemuan Dinkes di Parit Malintang, pekan lalu.

Sekdakab Jonpriadi tidak menyangkal data itu.

“Kami banyak menemukan kasus tersebut dan penyakit lainnya, karena Program Padang Pariaman Sehat kita berjalan. Ditambah lagi petugas medis di Puskesmas aktif mencarinya ke masyarakat,” jelas mantan Kepala Bappeda itu.

Rita yang menjabat sebagai Kasubdit Penyakit Tropis Menular Langsung (D/h Subdit Kusta dan Frambusia) Kementerian Kesehatan RI mengatakan, kusta dan frambusia adalah penyakit menular yang harus ditangani secara bijaksana supaya tidak menimbulkan penularan kepada komunitas masyarakat sekitarnya.

Ditambahkan Irene dari Dinkes Sumbar, bila tidak diobati dengan baik keduanya akan dapat menimbulkan kecacatan. Bukan hanya cacat fisik melainkan juga pada ekonomi dan sosial serta keluarga penderita.

Kepala Dinkes Padang pariaman, Aspinudin menjelaskan, dari Januari sampai Juni 2016 ditemukan 16 kasus. Kasus Kusta itu ditemukan pada kegiatan Rapid Village Survey (RVS) sebanyak 66 persen, sukarela (dilaporkan sendiri oleh penderita) sebanyak 31 persen. (damanhuri)