Kebakaran di Mentawai, Mobil Damkar Masih di Padang

mobil penyuplai air milik BPBD Mentawai datang setelah api berhasil dipadamkan warga sekitar dengan peralatan seadanya. (ricky)
Mobil penyuplai air milik BPBD Mentawai datang setelah api berhasil dipadamkan warga sekitar dengan peralatan seadanya. (ricky)

MENTAWAI – Satu-satunya mobil operasional pemadam kebakaran milik Pemkab Mentawai tak berada di tempat, saat kebakaran menghanguskan satu unit rumah pengecer bbm milik warga Tuapeijat, Sipora Utara.

Kepala Kantor Kesbangpolinmas Mentawai, Halomoan Pardede, kepada Singgalang mengatakan mobil tersebut sedang berada di Bungus, Teluk Kabung, Kota Padang, menunggu jadwal keberangkatan kapal milik PT. ASDP ke Tuapeijat.

“Mobil pemadam sedang di Padang, menunggu jadwal kapal Ambu-ambu ke Tuapeijat. Sebenarnya mobil sudah dijadwalkan akan berangkat pada Kamis malam (13 Oktober – red) lalu, namun malam itu kapal sudah penuh, dan terpaksa ditunda hingga kamis depan (20 Oktober – red),” terang Pardede dalam sambungan telponnya, Minggu (16/10).
Dikatakannya, mobil pemadam ini sudah berada di Kota Padang sejak satu pekan terakhir, guna melakukan perawatan.

“Hanya satu itu yang kita miliki, dan baru selesai servis di Padang. Lagian mobilnya sudah berusia 12 tahun, sudah cukup lama tak diservis,” imbuhnya.

Kebakaran ini hanya terjadi selama 30 menit, namun rumah milik Budi, 35 tahun tersebut benar-benar ludes, sebab rumah kayu itu menyimpan tiga drum bbm jenis premium dan seperempat drum solar. Api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar dengan peralatan seadanya.

Sebelum api dipadamkan, Pardede mengakui sempat meminta bantuan kepada BPBD setempat untuk mendatangkan mobil tangki penyuplai air ke lokasi kebakaran. Namun sayangnya rumah tersebut sudah habis sebelum mobil bantuan dari BPBD datang ke lokasi.

“Sudah koordinasi tadi dengan BPBD, namun karna di sekitar kejadian banyak bbm, tentu saja tak butuh waktu lama, rumah itu ludes, belum lagi rumahnya berbahan kayu,” tukasnya. (Ricky)