Khatina Dana, Ajang Membahagiakan Seluruh Umat Buddha

Lugi Nartono membimbing tangan anaknya untuk memasukkan derma keluarga mereka ke mangkok (para)  para Bikkhu, Minggu (6/11). (zulfadli)
Lugi Nartono membimbing tangan anaknya untuk memasukkan derma keluarga mereka ke mangkuk (para) para Bikkhu, Minggu (6/11). (zulfadli)

PADANG – Umat Buddha Kota Padang memberikan bantuan dana,  makanan/minuman, pakaian dan obat-obatan kepada pemuka agama mereka (Bikkhu). Sepanjang perjalanan yang dilewati para Bikkhu, dari Kelenteng hingga Vihara Samatha Giri, seluruh umat yang dibina Bante Viriyaphalo berjejer. Sambil berlutut mereka memasukkan derma ke mangkok para  Bikkhu (Pata) tersebut.

“Para Bikkhu berjalan menerima dharma umat Buddha (pindapatha) untuk memberi kesempatan kepada umat agar bisamemberikan bantuan dana di hari Khatina Dana 2560 BE. Ini jalan bagi semua umat untuk melepas apa yang dicintainya kepada Sangha,” ujar Suhu Nyanapada Stavira usai upacara pemberian makanan pada Bikkhu di Vihara Samatha Giri Padang,  Minggu (6/11).

Suhu Nyana menegaskan, kebahagiaan hanya akan didapatkan dengan melepaskan sedikit dari apa yang kita dapat dan kita cintai. Dengan cara ini seseorang perlahan akan merasakan nibbana, dimana dia tak merasa bangga jika mendapatkan rezeki dan tidak merasa kehilangan saat sesuatu tak lagi ada di genggamannya.

“Pelepasan diri dari segala sesuatu yang bersifat keduniaan akan membantu kita mendapatkan kebahagiaan. Bisa dilihat keceriaan umat setelah mereka memberikan dharma kepada Sangha. Kaya atau miskin bisa berdana sesuai kemampuan mereka,” ujar Kepala Vihara Mitra Buddhist Medan ini.

Nyanapada juga mengapresiasi umat yang tergabung di Vihara Samatha Giri. Mereka menunjukkan perkembangan yang bagus,  baik dari segi keimanan maupun kepedulian terhadap sesama, termasuk Sangha.

Nyana yang fokus dalam hal pelatihan terhadap umat,  mengungkapkan pemberian dharma kepada Sangha akan berdampak juga pada kedua belah pihak. Bikkhu akan lebih konsentrasi memikirkan, mendoakan dan memberikan bimbingan pada umat dan di sisi lain, umat akan bahagia karena dia terus berusaha berbuat baik sehingga kehidupannya semakin baik dan mendapat berkah dari penyunyian yang dilakukan Bikkhu sebelum Khatina Dana.

Di Padang hadir enam Bikkhu yaitu YM. Bhante Nyanakaruno Mahatera, YM. Suhu Nyanapada Stavira, YM. Bhante Tiradhamo Tera, YM. Bhante Dithisampano Tera, YM. Bhante Chandakusalo dan YM. Bhante Viriyaphalo. (zul)