Toko Taki
Menu Click to open Menus
Home » Opini » Kiat Menghadapi UN SD

Kiat Menghadapi UN SD

(5 Views) April 11, 2013 8:43 am | Published by | No comment

Ujian Nasional akan digelar sebentar lagi. Rutinitas pendidikan ini tak pernah absen setiap tahunnya, walau berbagai kejadian sering mewarnainya.
Ada yang mendemo, ada yang menolak, tapi tak sedikit yang mengikuti aturan ini dengan berbagai upaya. Apapun alasannya Ujian Nasional tetap akan dilaksanakan karena ini sudah diatur dalam Undang- Undang RI Nomor 20 tahun 2003 BAB XIV Pasal 57 ayat 1 tentang evaluasi, yang berbunyi, evaluasi dilakukan dalam rangka pengendalian mutu secara nasional sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
Secara umum banyak yang mendukung dilaksanakannya Ujian Nasional ini, hanya kadang kala ketidaksiapan berbagai pihak menghadapinya menyebabkan agenda rutin nasional ini kadang di cekal dan dianggap menghabiskan anggaran negara dengan hasil yang tidak sebanding.
Untuk menyikapi agenda rutin nasional ini, kita perlu mengambil tindakan positif yang dapat memberikan hasil maksimal dengan cara yang terpuji. Banyak kita lihat upaya yang dilakukan siswa untuk menghadapi ujian. Mereka belajar mati-matian, ikut berbagai macam les.
Bahkan ada juga yang santai dan tenang tanpa beban. Demikian juga orang tua siswa, mulai memperketat kegiatan anaknya, serta lebih memperhatikan cara belajar mereka baik di sekolah maupun di rumah,  agar lebih fokus menghadapi ujian nanti.
Tapi, ada juga orang tua yang biasa-biasa saja sikapnya. Yang lebih merasa terbebani oleh ujian nasional adalah guru. Anak yang akan ujian, guru yang kasak-kusuk melakukan kegiatan tambahan, mengolah soal-soal, bedah SKL dan berbagai cara lainnya yang dirasa ampuh untuk membekali siswanya menghadapi UN. Bahkan ada guru yang sampai stress menjelang ujian nasional karena ada saja siswanya yang bermasalah.
Kepala sekolah tak kalah hebohnya, berbagai buku sumber yang dapat meningkatkan hasil UN dibeli, para guru dikerahkan, bahkan tak jarang kepala sekolah terjun menghadapi siswa yang akan melaksanakan UN.
UPTD masing-masing wilayah pun tak mau ketinggalan, seperti mengadakan gebrakan- gebrakan  untuk mensukseskan UN tahun ini dengan memberikan pelatihan bagi guru kelas VI guna membekali para guru dalam menghadapi UN tahun ini.
Ujian Nasional dilaksanakan di semua jenjang pendidikan. Keberhasilan menghadapi UN dengan nilai yang ditentukan sering dijadikan barometer keberhasilan siswa, sekolah, bahkan daerah yang bersangkutan.
Hasil UN tak pernah peduli apakah selama di jenjang pendidikan seorang siswa itu pintar, setengah pintar, tidak pintar sama sekali, atau pintar-pintar saja, asal lulus menghadapi UN maka dianggap baik dan berhasillah siswa  selama ini.
Tak adil memang, tapi apa lacur, kita belum menemukan cara tepat untuk betul-betul bisa menjaring siswa yang benar-benar tuntas dalam belajar dengan siswa yang kebetulan tuntas dalam belajar.
Menyakitkan memang jika siswa yang selama ini begitu pintar ternyata setelah hasil Ujian di umumkan dia termasuk yang tidak lulus Ujian Nasional.
Terlepas dari itu semua, guru sebagai ujung tombak keberhasilan siswa dalam menghadapi ujian perlu kiranya melakukan berbagai usaha untuk membekali siswanya menghadapi ujian yang hanya menghitung hari.
Guna menyukseskan UN, guru dapat melakukan kiat jitu yang mudah dan cepat dipahami oleh siswa. Dalam tulisan sederhana ini penulis ingin berbagi kiat dengan para guru SD di manapun berada. Kiat Pertama adalah  pahami materi sesuai SKL sebelum diajarkan pada siswa.  Menurut Chairani (2012), pemahaman terhadap materi yang akan diajarkan adalah hal yang paling penting dalam melakukan pembelajaran.
Coba Anda bayangkan bagaimana jika sang guru tidak memahami materi yang akan diajarkan di kelas.
Tentunya keadaan akan kacau, dan proses pertukaran informasi tidak akan berlangsung dengan lancar. Kedua gunakan kiat jitu dalam mengajarkan materi, selain unik cepat juga mudah diingat siswa. Contoh materi yang dapat menggunakan kiat jitu, untuk mengingat enzim dan asam pada lambung dapat kita singkat dengan istilah kloper, singkatan dari klorida, pepsin, dan renin.(Heni Lasfino)

Categorised in:

No comment for Kiat Menghadapi UN SD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>