Kisruh PAN Sumbar Dilaporkan ke Amien Rais

Sejumlah kader menemui Amien Rais melaporkan kisruh di PAN Sumbar. (*)
Sejumlah kader menemui Amien Rais melaporkan kisruh di PAN Sumbar. (*)

YOGYAKARTA  – Pasca keluarnya dua Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP-PAN) tentang perubahan pengurus DPW PAN Sumbar dengan nomor dan tanggal yang sama, Nomor : PAN/A/Kpts/KU-SJ/059/X/2017 tanggal 10 Oktober 2017, telah membuat gonjang-ganjing kader PAN Sumbar.

Di kedua SK tersebut yang menjadi Ketua dan Sekretaris tetap Ali Mukhni dan Taslim Chaniago, tapi bendahara-nya yang berbeda. SK pertama, Erawati yang jadi Bendahara, SK kedua Dodi Nelvi. Ada Ketua Harian yang dijabat Guspardi Gaus.

Menyikapi masalah tersebut, bebepa kader PAN Sumbar melaporkan hal itu ke Ketua Dewan Kehormatan DPP PAN Amien Rais di kediamannya di Yogyakarta, Rabu (18/10).

Kader PAN Sumbar yang menemui Amien Rais ke Yogyakarta, Eri Rai Moncak Sutan, Artati, Isa Kurniawan, Boiziardi dan Arif Munandar.

Eri Rai menyampaikan, SK yang benar itu adalah yang berdasarkan mekanisme partai melalui rapat pleno, bukan usulan ketua saja. Strukrur yang diusulkan dengan adanya ketua harian, menyalahi aturan yang ada di partai. Tidak sesuai AD/ART.

“Ketua DPW PAN Jambi yang seorang gubernur, di dalam SK nya tidak ada ketua harian. Ini baru bupati. Jarak daerahnya dekat pula dengan ibukota provinsi, masa ada ketua harian,” ujarnya melalui relis yang diterima Singgalang.

Lanjut mantan Anggota DPRD Sumbar itu, selaku pendiri PAN, Amien Rais menyatakan keprihatinannya terhadap pelanggaran aturan yang ada di partai.

“Kalau begini kan memalukan. Masak orang PAN membuat SK dengan melabrak aturan partai. Seperti tidak mengerti cara berorganisasi saja,” ujarnya menirukan ucapan Amien Rais.

Sebelumnya di PAN Sumbar, sebut Eri, tidak ada kekacauan yang seperti ini, tetapi setelah bergabungnya beberapa orang, kekacauan ini semakin parah.

“Mereka ini orang-orang baru di partai dan tidak memahami aturan, serta ditenggarai bergabung dengan PAN untuk melakukan pembusukan dari dalam,” pungkasnya.

Tentang kisruh ini, ungkap Eri, akan dilaporkan juga ke Majelis Penasehat Partai (MPP) dan Mahkamah Partai. Sementara Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais akan memerintahkan DPP PAN untuk menegakkan aturan partai sesuai AD/ART.

Di samping itu menurut Boiziardi, upaya hukum sudah disiapkan, tapi penyelesaian secara internal akan ditempuh terlebih dahulu. (aci)