Komunitas Gubuk Kopi Adakan Nonton Bareng

 

Memperingati hari perfilman nasional ke-66, Komunitas Gubuk Kopi gelar nonton bareng, di depan Pasar Semi modren, Rabu (30/3) malam. (oky)
Memperingati hari perfilman nasional ke-66, Komunitas Gubuk Kopi gelar nonton bareng, di depan Pasar Semi modren, Rabu (30/3) malam. (oky)

SOLOK – Memperingati hari perfilman nasional ke-66, Komunitas Gubuk Kopi gelar nonton bareng, di depan Pasar Semi modren, Rabu (30/3) malam. Hari Perfilman Nasional diperingati setiap 30 Maret.

Film yang diputar dalam panggung itu yakni Harimau Tjampa yang diproduseri Usmar Ismail tokoh seniman Sumatera Barat.

Albert Ketua Komunitas Gubuk Kopi di sela pemutaran film kepada Singgalang mengatakan diadakan pemutaran film pada peringatan film nasional bukan hanya memberikan hiburan kepada rakyat.

“Tapi juga bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa bapak film Indonesia Usmar Ismail orang Bukitinggi,” katanya.

Dijelaskannya, selain memproduseri film Harimau Tjampa, Usmar Ismail juga menyutradarai film  Darah dan Doa.

“Darah dan Doa merupakan film yang pertama kali disutradarai orang Indonesia, ” tutupnya.

Dari pantaun Singgalang pemutaran film yang digagas Komunitas Gubuk Kopi tersebut cukup mencuri perhatian masyarakat yang melintas di depan Pasar Semi modren. (oky)