Kondisi Anggota DPRD Korban Bentrok di Harau Membaik

Tedy Sutendy (45)  saat mendapat perawatan di RS Ibnu Sina Payakumbuh (ist)
Tedy Sutendy (45) saat mendapat perawatan di RS Ibnu Sina Payakumbuh (ist)

PADANG – Kondisi anggota DPRD Limapuluh Kota, Tedi Sutendi yang jadi salah seorang korban bentrokan di Harau, Limapuluh Kota mulai membaik, setelah menjalani operasi di RSUP M. Djamil Padang, Minggu (10/9) malam.

Terlihat ada selang yang dimasukkan di bawah rusuk bawah sebelah kiri, dengan luka tusukan di dada, rusuk, punggung dan kakinya. Tedi masih lemah dan susah diajak berbicara. Bahkan sesekali nafasnya masih tersengal-sengal.

Menurut Tedi, sebelum terjadi kerusuhan dia datang bersama beberapa rekannya ke Bukit Suci, perbatasan antara Kenagarian Taram dan Pilubang untuk melanjutkan pekerjaan salah satu proyek wisata dengan menggunakan dana pokir miliknya.

Sesampai di lokasi ia telah dihadang puluhan masyarakat Pilubang. Terjadi perbincangan di lokasi ini sampai akhirnya ada teriakan untuk membunuh Tedi. Saat itulah kekisruhan mulai terjadi dan Tedi mengaku langsung ditusuk dari belakang oleh seseorang yang tidak dikenalnya.

“Bunuh anggota dewan itu. Setelah itu ada orang yang menusuk saya dari belakang. Dia lah yang terus menghujam saya dengan parang. Yang menyerang saya, hanya satu orang,” kata Tedi pada wartawan di RSUP, Senin (11/9).

Ketika ditanya persoalannya apa, Tedi mengaku karena sengketa lahan antara Suku Melayu Taram dengan masyarakat Pilubang. “Karena persoalan sengketa lahan,” katanya singkat. (yuke)