Kontingen Sumbar Pulang dengan Kepala Tegak

 

Kontingen Sumatera Barat mengikuti defile pembukaan PON XIX Jabar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Sabtu (17/9) lalu. (antara)
Kontingen Sumatera Barat mengikuti defile pembukaan PON XIX Jabar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Sabtu (17/9) lalu. (antara)

BANDUNG – Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat berakhir, Kamis (29/9). Kontingen Sumbar pulang dengan kepala tegak. Perolehan emas melebihi capaian pada kegiatan serupa empat tahun lalu di Riau. Bahkan, sejumlah cabang mencatatkan sejarah.

Tarung derajat yang sempat hilang emas pada PON, kembali mempersembahkan medali. Cabang tersebut berangkat bahkan tak memiliki target, mengingat begitu sulitnya memperoleh medali di PON. Demikian pula atletik yang sejak 1989 tak pernah meraih medali, kali ini memberikan dua keping emas.

Plt Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful menyebutkan, hasil yang diraih pada PON kali ini menggambarkan semangat juang para atlet demikian tinggi. Dia meminta atlet lain yang belum menyumbangkan medali bisa berlatih lebih keras. Sebab, empat tahun lagi juga akan berlangsung PON di Papua.

Syaiful mengucapkan terima kasih atas kerja keras para atlet, pelatih, manajer dan induk organisasi yang telah berbuat maksimal selama persiapan, sehingga hasilnya juga maksimal.

Secara keseluruhan, Sumbar mengoleksi 44 medali. Terdiri atas 14 emas, 10 perak dan 20 perunggu. Ke-14 medali emas berasal dari cabang tarung derajat, kempo, atletik, gulat, taekwondo, gantole, boling, binaraga. (edwardi)