Korban Kecelakaan di Pesisir Selatan Dapat Santunan Jasa Raharja

Polisi dan petugas Jasa Raharja menyerahkan santunan kepada ahli waris korban lakalantas di Pessel, Kamis (21/12). (humas jr)735

PAINAN – PT Jasa Raharja bertindak cepat menyerahkan santunan kepada ahli waris korban kecelakaan lalulintas. Seperti lakalantas di Pesisir Selatan, kecelakaan pagi, sorenya, Kamis (21/12) santunan diserahkan.

Lakalantas itu rerjadi sekitar pukul 08.00 WIB, Kamis (21/12) di Jalan Nusantara tepatnya belakang GOR Ilyas Yacup Rawang Painan, Kecamatan Jurai IV, Pesisir Selatan. Kecelakaan antara sepeda motor BA 2933 GR dengan mobil Yaris BA 1009 AZ.

Sebagaimana relis Kacab Jasa Raharja Sumbar, Bambang Panular yang diterima Singgalang, Kamis (21/12) menyebutkan, kecelakaan berawal ketika sepeda motor BA 2933 GR yang dikendarai Desandri (26) memboncengi Yermalina (45) dari arah RSUD menuju Jalan Nusantara sedang berbelok ke kanan.

Entah kenapa bertabrak dengan mobil Yaris BA 1009 AZ yang dikemudikan Yulivia Mutiara (32) yang datang dari arah Painan Timur menuju arah pendakian bukit PDAM Painan.

Akibat kecelakaan tersebut, Yermalina meninggal dunia dan Desandri mengalami luka-luka dan dirujuk ke RSUP M Djamil Padang.

Mengetahui informasi tersebut, Jasa Raharja melalui petugas Jasa Raharja Samsat Painan mengunjungi rumah duka di kediaman keluarga korban yang berada di Jalan Darwis Painan Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan.

Korban berhak mendapat santunan meninggal dunia Rp 50 juta, langsung diserahkan Kanit Laka Polres Pessel Ipda Marga Siben didampingi petugas Jasa Raharja Painan, Zaky Putra Pratama kepada Marlis (suami korban) sore harinya. Sementara korban yang dirawat biayanya ditanggung maksimal Rp20 juta diserahkan kepada rumah sakit.

Kecepatan dan ketepatan pelayanan santunan tersebut tidak lepas dari dukungan dari mitra kerja Polres Pesisir Selatan dalam hal memastikan kejadian kecelakaan terjamin Program Perlindungan Asuransi Jasa Raharja.

Bambang Panulanar turut berduka cita atas musibah tersebut, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan menghadapi cobaan itu. (andri)