Korban Terseret Ombak di Teluk Bayur Ditemukan Tak Bernyawa

PADANG – Dian Afrianto (30), korban diterjang ombak saat memancing, ditemukan tak bernyawa di perairan belakang Mako Lantamal II Bukit Peti-Peti, Padang Selatan, Kota Padang, Minggu (11/9).

Jasad warga Kompleks Filano Jaya II, Kubu Dalam Parak Karakah, Padang Timur itu ditemukan Tim SAR dar BPBD Sumbar dan Lantamal II Teluk Bayur yang melakukan pencarian sejak korban hilang sehari sebelumnya.

Pasi Ops Satkamla II Padang, Kapten (P) M Yosrizal mengatakan, jenazah korban langsung dievakuasi ke Dermaga VII Teluk Bayur menggunakan kapal patroli Lantamal II, dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda untuk dilakukan visum.

Kemudian jasad Dian diserahkan kepada istrinya, Yorisa Ritman dan keluarga yang lain untuk disemayamkan di rumah duka, dan proses pemakaman.

Sebelumnya Dian bersama sepupu Agung (15) dan kakak iparnya, Syaiful memancing di perairan di belakang Mako Lantamal II, Sabtu (10/9) sekitar pukul 12.00 WIB.

Selang beberapa saat kemudian tiba-tiba korban terhempas ombak hingga terseret. Adik sepupunya Agung berusaha menolong dengan mengulurkan sepotong kayu, namun karena derasnya ombak yang datang secara berulang-ulang membuat korban semakin jauh dan tidak bisa lagi dijangkau. Korban semakin terseret ke tengah laut hingga menghilang.

Syaiful kemudian memberitahu keluarga melalui telepon. Pihak keluarga korban langsung menuju ke lokasi. Kapal patroli dari Basarnas, Tim SAR Lantamal II dan Polair kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi hilangnya korban hingga ditemukan tadi pagi sekitar 10 meter dari lokasi korban terseret.(arief)