Koto Nan Ompek Bulat Dukung W-Fi

 Pasangan cawako-cawawako Suwandel Mukhtar dan Fitrial Bachri kompak salam tiga jari dengan tokoh masyarakat, Josrizal Zain, Anda Setia Budi serta Almaisyar, Minggu (6/11). (Muhammad Bayu Vesky)

Pasangan cawako-cawawako Suwandel Mukhtar dan Fitrial Bachri kompak salam tiga jari dengan tokoh masyarakat, Josrizal Zain, Anda Setia Budi serta Almaisyar, Minggu (6/11). (Muhammad Bayu Vesky)

PAYAKUMBUH – Ratusan niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, parik paga nagari dan tokoh masyarakat Kenagarian Koto Nan Ompek, Kecamatan Payakumbuh Barat, akhirnya buka suara dalam menyongsong Pilwako 2017-2022 mendatang.

Minggu (6/11) siang, semua elemen masyarakat di kenagarian yang memiliki jumlah pemilih terbanyak di Payakumbuh tersebut membulatkan tekadnya, untuk memenangkan pasangan nomor urut 3, Suwandel Mukhtar-Fitrial Bachri (W-Fi).

“Kalaupun indak bulek bantuak rago, samati-mati angin, bulek mode talua nan dapek diguliangan. (Kalaupun tidak bulat seperti bola, setidak-tidaknya, bulat seperti telur dan dapat digulingkan),” kata pengurus KAN Koto Nan Ompek, Datuak Parmato Dirajo, di Balai Adat Koto Nan Ompek.

Hal ini terungkap, di sela-sela Suwandel Mukhtar dan Fitrial Bachri mengikuti prosesi “Naiak Ka Balai”. Prosesi tersebut, merupakan bahagian dukungan moral dari elemen masyarakat Koto Nan Ompek, untuk Suwandel dan Fitrial.

Hebatnya, datang ke Balai Adat Koto Nan Ompek, ikut mengantarkan dan memberikan dukungan untuk Suwandel dan Fitrial, yakni pengusaha beken Anda Setia Budi (ASB) dan Almaisyar. Dua nama tersebut, sebelumnya batal maju di Pilwako Payakumbuh.

Kemarin keduanya kompak salam tiga jari. Wujud dukungan untuk W-FI.
ASB yang dikenal dermawan itu menyerukan, agar semua komponen, memenangkan pasangan W-Fi.

Hadir dalam kegiatan “Naiak Ka Balai” tersebut, Ketua KAN Koto Nan Ompek lengkap dengan Kaampek Suku, Walikota Payakumbuh dua periode (2002-2012) Josrizal Zain, serta banyak nama tokoh lainnya.

Dukungan dari anak nagari Koto Nan Ompek yang berada di perantauan, juga mengalir kian deras. (bayu)