KPU Sumbar Memonitor PPDP Mencoklit di Empat Kota

KPU (net)

PADANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar menurunkan empat tim monitoring ke empat kota yang akan pilkada 2018. Masing-masing tim yang diturunkan dipimpin oleh para Komisioner KPU Sumbar dan beranggotakan jajaran sekretariatnya.

Kehadiran tim monitoring dari KPU Sumbar itu terkait pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak nasional data pemilih. Empat daerah di sumbar yang ikut coklit serentak yakni Kota Padang, Pariaman, Padang Panjang dan Sawahlunto.

“Coklit serentak dilangsungkan Sabtu (20/1). Untuk itu kami langsung memantau ke lapangan,” kata Ketua KPU Sumbar, Amnasmen Jumat (19/1).

Disebutkan Amnasmen, dalam pelaksanaan coklit nanti, kurang lebih 32 ribu pemilih yang akan disasar untuk diketahui keakuratan datanya sebagai pemilih pada pilkada di kotanya masing-masing. Dirinya memprediksikan, dalam proses coklit itu kemungkinan ada 2-3 orang yang akan didata pada setiap rumah.

“Makanya jumlah pemilih yang dicoklit itu mencapai 32 ribu lebih pemilih yang ada di empat kota yang akan pilkada itu,” terang Amnasmen lagi.

Saat monitoring lapangan nantinya, sambung Amnasmen, di empat kota itu, ada sebanyak 2.178 petugas panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP) dari empat kota yang akan pilkada ditambah dari masing-masing Komisioner KPU Kota setempat.

“Diharapkan saat melakukan coklit itu, KPU bisa mendokumentasikan proses pencocokan data tersebut,” kata Amnasmen. (defil)