Langka, Perketat Pengawasan Distribusi Gas 3 Kg

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PADANG – Gas elpiji 3 kilogram langka di beberapa daerah. DPRD Sumbar minta Pertamina, aparat kepolisian dan dinas terkait perketat pengawasan distribusi.

“Kami minta pihak pertamina dengan Dinas terkait, terutama Dinas ESDM untuk memperketat pengawasan distribusi gas elpiji tiga kg. Itu kan gas bersubdisi, sehingga dibutuhkan masyarakat terutama kalangan prasejahtera,” ujar anggota Komisi V DPRD Sumbar, Amora Lubis, Rabu (12/7).

Dia mengatakan saat ini masih ada keluhan dari masyarakat terkait langkanya gas elpiji 3 kg salah satunya di Pesisir Selatan. Kelangkaan itu membuat harga gas jadi melambung, yakni dari harga isi ulang Rp11 ribu per tabung menjadi Rp35 ribu.

Amora mengatakan kelangkaan gas tergolong aneh. Hal ini dikarenakan pasokan gas elpiji ke distributor pertamina relatif aman. Selain itu, pasokan pun mencukupi kalkulasi jumlah yang dibutuhkan masyarakat Sumbar. Namun entah mengapa tetap saja terjadi kelangkaan.

Amora berharap koordinasi antara dinas terkait dan pihak kepolisian berjalan baik. Terutama untuk menjaga dan mengawasi proses pendistribusian dari distributor. Seluruh pihak terkait ini diminta serius mencegah praktik penimbunan oleh oknum tak bertanggung jawab. (titi)