Lima Jam Geledah Gudang Bos Gula, Ini yang Ditemukan Penyidik KPK

PADANG – Penyidik dan penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menggeledah gudang gula, sekaligus tempat penyimpanan tepung tersangka suap Irman Gusman, Sutanto di kilometer 22 Jalan Bypass memeriksa sejumlah ruangan dan kamar hampir lima jam.

Pantauan SINGGALANG, penyidik dan penyelidik KPK terbagi dalam dua tim. Tim 1 menggeledah gudang gula dan tepung di kilometer 22, dan tim II menggeledah gudang mabel sekaligus rumah Sutanto di KM 5 By Pass .

Khusus untuk tim 1 melakukan penggeledahan hampir 5 jam. Ini dimulai sekita pukul 10.00 WIB sampai pukul 14.45 WIB, atau hampir 5 jam.

Dari gudang gula dan tepung Sutanto, penyidik dan penyelidik tim 1 yang berjumlahkan 10 orang, terlihat membawa file rekaman CCTV yang dipajang Susanto di beberapa titik.

Kuat dugaan, file ini akan menjadi alat bukti tambahan bagi KPK, dalam membongkar kasus suap menyuap yang dilakukan Sutanto dan istrinya Meme, terhadap Ketua DPD RI Irman Gusman terkait kasus kuota impor gula.

Selain itu, file juga dimaksud, untuk mengembangkan kasus dugaan suap mebyuap yang dilakukan Sutanto terhadap oknum jaksa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat selama berkali kali, dengan angka melebihi Rp360 juta.

Saat akan balik ke penginapannya, penyidik KPK terlihat membawa empat sampai lima koper hitam. Koper itu berisikan surat menyurat dan beberapa alat bukti petunjuk lainnya.

Sementara itu, penggeledahan oleh tim ke II di kilometer 5 jalan By Pass Padang, tepatnya di gudang mabel sekaligus rumah Sutanto, masih berlangsung hingga pukul 15.45 WIB.

Belum terlihat tanda tanda, kapan tim II KPK akan selesai mengumpulkan alat bukti dan temuan petunjuk di sana. (bayu)