Lima Rumah di Ulakan Tapakih Rusak Dihantam Puting Beliung

 Sejumlah anggota TRC dari BPBD Padang Pariaman tengah membantu melakukan pemberaihan  atas rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung, Selasa (19/9). (*)

Sejumlah anggota TRC dari BPBD Padang Pariaman tengah membantu melakukan pemberaihan  atas rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung, Selasa (19/9). (*)

PARIK MALINTANG – Angin puting beliung hantam wilayah Ulakan Tapakih, Padang Pariaman. Sejumlah rumah rusak akibatnya.

Peristiwa yang cukup mengejutkan itu terjadi, Selasa (19/9) petang, yaitu bersamaan dengan turunnya hujan.

Kepala BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Amiruddin, kepada Singgalang, Rahu (20/9), menyehutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa menjelang magrib tersebut. Namun, sekitar lima rumah di Padang Toboh, rusak.

Menurut Amir, angin puting beliung itu datang secara tiba-tiba,   ketika warga baru saja pulang ke rumah. Angin kencang itu sempat berputar-putar, hibgga akhirnya membuja atap rumah warga.

Ada lima rumah yang atapnya  terbuka dan diterbangkan puting beliung. Kelimanya berada di daerah Padang Toboh.

Rumah-rumah yang rusak dalam9 peristiwa pukul 17.00 WIb itu, masing-masing adalah milik, Novda Yanti (32), Abdul Manan (46), Faisal (46), Nurbaiti (35) dan Buyuang Timbul (62).

Kepada masyarakat, terutama yang tinggal di daerah-daerah rawan bencana agar terus waspada.

Bencana, kata Kepala BPBD, bisa terjadi kapan saja. Apalagi  Padang Pariaman termasuk salah satu daerah yang rawan akan nencana. (darmansyah)