Lorenzo dan Rossi Kembali Bersitegang di San Marino, Ini Penyebabnya

MISANO — Pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo memulai balapan MotoGP seri San Marino di posisi pertama. Namun sayang, pada lap pertama dirinya disalip oleh rekan setimnya, Valentino Rossi.

Usai balapan, Lorenzo menilai manuver yang dilakukan oleh Rossi sangat berbahaya. Bahkan pembalap berpaspor Spanyol tersebut menyatakan dirinya bisa saja mengalami kecelakaan.

Namun Rossi yang dituduh terlalu agresif mengaku tak setuju. Ia menilai memang sulit untuk menyalip pembalap lawan di Misano. Terbukti dirinya juga sedikit terganggu ketika Dani Pedrosa menyalipnya.

“Ketika anda bertanya apakah ini agresif atau tidak, itu karena anda mengira aksinya berbahaya. Bagi saya, aksi menyalipnya sedikit agesif. Ia tak perlu melakukan itu. Saya rasa pembalap lain bisa menyalip dengan lebih aman,” ujar Lorenzo yang diikuti tawa Rossi seperti diberitakan Crash, Minggu (11/9)

“Jika saya tak segera bangkit, maka kami akan mengalami kecelakaan. Mungkin dia tak akan jatuh, namun sudah pasti saya akan terjatuh,” tambah Lorenzo.

“Saya rasa tidak demikian. Saya rasa Marc Marquez melakukan yang sama pada saya di Silverstone beberapa kali. Anda juga selalu melakukan salipan dengan agresif,” timpal Rossi.

Dibilang terlalu agresif ketika menyalip, Lorenzo menolak. Ia juga menilai bahwa Rossi memiliki kecepatan sehingga tak perlu melakukan aksi menyalip yang agresif.

“Kapan saya seperti itu? Ini adalah opini saya dan Race Direction memiliki pendapat sendiri. Saya rasa ia tak perlu melakukan itu. Ia jelas lebih baik dari saya hari ini dan ia pasti bisa menyalip cepat atau lambat tanpa perlu bersikap agresif,” tutup Lorenzo, yang pernyataannya kembali ditolak oleh Rossi.(aci)

agregasi okezone1