Toko Taki
Menu Click to open Menus
Toko Taki
Home » Feature » Lulus Kedokteran, Elza Butuh Bantuan

Lulus Kedokteran, Elza Butuh Bantuan

(293 Views) June 5, 2012 10:51 am | Published by | No comment

Batusangkar – Elza Hidayati Ajusbar, salah seorang siswa SMA 3 Batusangkar yang lulus SNMPTN jalur undangan ke Fakultas Kedokteran Unand, terkendala biaya untuk pendaftaran.
Kabar baiknya, calon mahasiswa kurang mampu yang terbentur persoalan biaya kuliah tidak perlu risau. Universitas Andalas, melalui beasiswa Bidik Misi dan beasiswa lainnya bisa menampung mahasiwa tak mampu namun berprestasi.
“Tak usah risau,” kata Pembantu Rektor 1 Unand, Febrin Anas Ismail kepada Singgalang, berkali-kali.
Kabar itu belum sampai kepada Elza. Maka, ia bersama pihak sekolah, ia berusaha mencari bantuan untuk mendapatkan dukungan dana. Ibunya Elza hanya pedagang kecil di kampungnya Nagari Padang Magek Kecamatan Rambatan, sementara ayahnya telah almar hum sejak tiga tahun lalu.
Biaya masuk pertama ke Fakultas Kedokteran Unand sekitar Rp12,7 juta yang tak mungkin dibiayai sendiri. Salah satu yang diharapkannya adalah bantuan pendidikan yang dikeluarkan BAZ Tanah Datar, termasuk seleksi hasil Bidik Misi dari Kemendiknas yang belum tahu hasilnya.
Saat ditemui Singgalang Elza mengatakan biaya yang dibutuhkan untuk masuk pertama ini tidak bisa dicukupi ibunya, dan sekolah mengupayakan dengan mem fasilitasi proposal bantuan dana.
Kendati demikian, Elza bertekad bulat untuk menuntut ilmu di Fakultas Kedokteran di tengah kondisi ekonomi yang kurang mendukung. Ia berharap dapat menerima bantuan dari hambah Allah, dan pemerintah sehingga bisa menjadi dokter, sebagaimana cita-citanya sejak kecil.
Kepala SMA 3 Batusangkar H. Rosfreiril mengatakan Elza bagaimanapun juga harus bisa kuliah. Ia berharap adanya dukungan dari pihak lainnya untuk membantunya.
Dikatakannya, dari 22 siswa yang diterima lewat jalur undangan di SMA 3 Batusangkar ada empat lainnya yang butuh dukungan dana, karena termasuk dalam keluarga kurang mampu. Siswa itu adalah Fawzi ( undangan ke ITB), Orien Kristini Mnaik (Undip), Mutia Yuliandari (ITP), dan Yulia (Unand).
“Lima siswa, sepertinya mempertaruhkan masa depannya agar bisa mendapatkan dana untuk kuliah karena ketidakmampuan ekonomi orangtuanya,” imbuh Rosfreiril.
Ditambahkannya, di SMU 3 Batusangkar yang meluluskan siswanya 100 persen diterima lewat jalur undangan 22 orang, yakni 3 ITB, 9 IPB, 3 Unand, dan 5 Undip.
Tak usah risau
Calon mahasiswa kurang mampu yang terbentur persoalan biaya kuliah tidak perlu risau. Universitas Andalas, melalui beasiswa Bidik Misi dan beasiswa lainnya bisa menampung mahasiwa tak mampu namun berprestasi.
Pembantu Rektor 1 Unand, Febrin Anas Ismail mengatakan, justru pihaknya kesulitan mencari siswa miskin. Setiap tahun, quota Bidik Misi dan SNMPTN Undangan tak terisi penuh. Tahun ini, Unand membuka 750 beasiswa Bidik Misi yang hingga saat ini baru terisi sekitar 90 persen. “Setiap tahun kita menyediakan peluang bagi calon mahasiswa yang kurang mam pu untuk mendapat akses pendidikan. Jadi tidak mungkin ada lagi mahasiswa miskin yang tak kuliah. Bahkan kami kesulitan mencari orang miskin,” ujar Febrin.
Jika ditemukan ada anak miskin yang tak mendapatkan beasiswa Bidik Misi, artinya itu kesalahan pihak sekolah. Katanya, beasiswa itu didapatkan melalui rekomendasi sekolah ke perguruan tinggi. Untuk Sumbar, yang bersangkutan bisa memilih Unand atau UNP tergantung minat dan bakat masing-masing.
Selain itu, Unand juga menerima calon mahasiswa yang sudah lulus SNMPTN tapi tak punya biaya untuk mendaftar. Setiap tahun, kasus adanya calon mahasiswa yang tak punya biaya mendaftar kuliah banyak ditemukan.
Dengan adanya pernyataan Unand ini, diharapkan tahun ini tak banyak lagi masyarakat tak mampu mengadu ke media karena tak punya biaya kuliah. Pemerintah sudah menyediakan banyak beasiswa, kini tergantung upaya calon mahasiswa untuk mendapatkannya. Sementara itu Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadigue menjamin biaya untuk mendaftar dan bantuan awal untuk anak-anak miskin pasti ada dari BAZ Tanah Datar. Pada Jumat kemarin BAZ telah memanggil satu persatu anak-anak yang lulus SMPTN undangan. Mereka dapat Rp2,5 juta sampai Rp5 juta.
(533/405)

Categorised in:

No comment for Lulus Kedokteran, Elza Butuh Bantuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>