Mahasiswa Jadi Korban Pemerasan di Pantai Padang

Pengadilan Negeri Padang (rahmat zikri)
Pengadilan Negeri Padang (rahmat zikri)

PADANG – Muda-mudi yang tengah asyik berpacaran di Pantai Padang memang kerap menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan. Dengan dalih minta uang parkir dan memberikan ancaman, pelaku memeras korbannya.

Seperti yang dialami pasangan kekasih yang masih berstatus mahasiswa, M Iqbal dan Imroatun Hasanah yang menjadi korban pemerasan yang dilakukan Rezky Fauzi (21). Kasus ini terjadi pada 19 Agustus 2016 sekitar pukul 21.00 WIB di dekat Tugu IORA,
kawasan Pantai Padang.

“Saat itu kami sedang duduk-duduk. Kemudian datang terdakwa dengan temannya meminta uang parkir dan saya katakan bahwa sudah bayar.  Setelah itu, terdakwa mengatakan bahwa kalau duduk disitu, tolong jangan berbuat macam-macam,” ujar Iqbal di hadapan majelis hakim yang diketuai Suratni dengan anggota M Syukri dan Estiono di Pengadilan Negeri Padang, Selasa (8/11).

Selain itu terang Iqbal, terdakwa juga mengancam akan melaporkan mereka berdua ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Terdakwa dan dua temannya yang masih DPO meminta korban menyerahkan handphone dan uangnya. Ketika itu korban hanya memiliki uang Rp75 ribu.
“Terdakwa mengatakan, kalau ingin ponsel dikembalikan, saya harus menyediakan uang Rp250 ribu,” tukas Iqbal.

Korban kemudian melaporkan terdakwa keesokan harinya. Sebelum melaporkan ke polisi, Iqbal terlebih dahulu mengintai keberadaan terdakwa di Pantai Padang. Akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami kerugian senilai Rp1.175.000. (yuki)