Mahyeldi-Andre, Koalisi Merah Putih di Karpet Merah

Andre dan Mahyeldi. (*)
Andre dan Mahyeldi. (*)

PADANG – Mahyeldi dan Andre Rosiade terlihat akrab bicara empat mata, Sabtu (23/9). Tak banyak tahu apa yang dibicarakan

Masih pagi Mahyeldi mendatangi rumah orang tua Andre di Rimbo Kaluang, Padang. Mahyeldi datang dengan beberapa orang sahabatnya. Andre yang berbaju merah menyambut Mahyeldi yang berbaju putih di pintu. Di halaman rumah berjejer karangan bunga duka cita. Papa Andre, Yanwizar Ade meninggal sehari sebelumnya.
Andre dan Mahyeldi kemudian duduk di karpet merah bermotif. Keduanya terlibat pembicaraan serius.
Kebetulan berbaju merah dan putih oleh netizen dibaca sebagai koalisi merah putih.

Andre merupakan anak muda yang disebut-sebut bakal maju dalam pilkada datang. Tentu saja akan berhadapan dengan incumbent, Mahyeldi. Saat ini belum jelas dengan siapa Andre akan berpasangan. Demikian juga Mahyeldi.
Meski beberapa foto Andre dan Maidestal anggota DPRD Padang sudah beredar tapi itu bukan jaminan mereka akan maju dalam pilkada.

Mahyeldi yang menurut survei elektabitalisnya tinggi juga belum menentukan siapa calon wakilnya. Andre merupakan kandidat paling kuat. Masalahnya belakangan kedua orang ini agak berjarak karena Andre mengeritik habis-habisan Mahyeldi. Yang dikritik penanganan banjir Padang, pembangunan drainase, maksiat, PSP dan terakhir soal Go-Jek. Meski dikiritik silaturahmi keduanya berjalan baik. Mahyeldi datang ke rumah Andre.
Sumber-sumber Singgalang menyebut, pada dasarnya PKS masih melihat Andre teman terbaik bagi Mahyeldi meski belakangan muncul nama Adip Alfikri, sebagai kandidat yang disebut bakal mendapingi Mahyeldi di pilkada Padang. Problemnya PKS harus berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung calon. Partai lain tentu akan berpikir mengusung Mahyeldi dan Adip yang tidak bagus jika dilihat dari luar tubuh PKS.

Koalisi tentu saja dengan Gerindra. Nah di sana ada Andre sebagai Wasekjen DPP Gerindra. Prabowo akan rumit atau gampang memutus. Peluang Adip adalah, ia adik Gubernur Irwan Prayinto. Kepadanya, Prabowo merasa berhutang budi saat pilpres tempo hari.
Jadi wakil Mayeldi: Andre atau Adip, tidak yang lain.

“Politik itu dinamis,” kata kader senior PKS Marfendi, tadi.
Bisa jadi koalisi merah putih di rumah orang tua Andre adalah awal kedua atau silaturahmi belaka. (Arif)