Melawan Petugas, Spesialis Jambret Didor Petugas

53
Pelaku jambret Dedi Tattoo saat mendapatkan perawatan di RS. Bhayangkara Polda Sumbar, usai didor polisi, Kamis (11/1). (Arief Pratama)

PADANG – Pelaku jambret, Dedi Tatto, (40) diringkus tim gabungan Polresta Padang. Spesialis jambret atau begal tersebut dilumpuhkan dengan timah panas. Sebab melawan petugas dengan senjata tajam ketika akan diamankan, Kamis (11/1/2018).

Pelaku menjambret di bundaran air mancur. Usai beraksi, pelaku lari dan merampas Suzuki Karimun BA 1864 QW milik Andi Putra.

 

Menurut anggota Direktorat Reskrimum Polda Sumbar, Brigadir Gita yang memergoki pelaku ketika menjambret mengatakan, saat itu dirinya sedang berada di kawasan Air Mancur, Pasar Raya dan melihat pelaku menggunakan sepeda kotor bolak balik di lokasi. Melihat gelegat pelaku, dia curiga pelaku akan melakukan aksi kejahatan sehingga berinisiatif mengintai pelaku.

“Ternyata benar, sekitar 15 menit di lokasi, saya melihat pelaku menjambret handphone orang di dalam angkot,” kata Brigadir Gita.

Saat itu dia berhasil menendang pelaku hingga terjatuh dan pelaku melakukan perlawanan hingga terjadi perkelahian. Saat itulah, dia merangkulnya sambil mengeluarkan pistol dan pelaku berpura-pura menyerah.
Tapi, saat hendak memasukkan pistol ke pinggang, pelaku memukul polisi itu sehingga pegangannya lepas. Kemudian langsung kabur menuju jalan Dobi dan merampas mobil.

Petugas gabungan lalu mengejar tersangka hingga ke Alang Laweh. Saat ditangkap pelaku melawan dengan senjata tajam. Akhirnya pelaku terpaksa didor. (arief/guspa)