Mengencangkan Baut Roda Tak Perlu Diinjak

Ilustrasi (okezone)
Ilustrasi (okezone)

JAKARTA – Pengguna mobil kerap kesulitan membuka baut roda saat mengalami bocor. Hal ini terjadi karena baut roda dipasang terlalu kencang akibat khawatir terlepas saat mobil melaju.

Mengencangkan dan mengendurkan baut roda, menurut Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosadi, ada aturannya. Jadi bukan berarti baut roda yang terpasang dengan kencang tak memiliki risiko.

“Sebenarnya begini, baut roda itu ada torsi standarnya, minimum dan maksimum ketika mengunci roda. Untuk mencapai maksimum, sebenarnya kunci roda itu tidak perlu sampai diinjak. Kan banyak yang sampai kunci roda diinjak. Cukup dengan tangan, tapi pakai kekuatan badan saja,” ujar Anjar.

Ia menambahkan, memasang roda dengan cara menginjak kunci roda akan membuat bautnya terlalu kuat. Akibatnya baut tidak lagi berbentuk dan rusak, sehingga akan sulit dibuka jika nantinya ban tersebut bocor atau kempis lagi.

“Kalau mengencangkan bautnya pakai kaki kan seluruh berat tubuh tuh, kadang-kadang malah diayun badannya. Ini yang dikhawatirkan baut itu jadi kencang banget dan takutnya malah jadi rusak. Untuk tahu kencangnya seberapa itu sebetulnya terasa dengan menggunakan tangan dan sekuat tenaga, jadi enggak perlu diinjak,” pungkas dia.(aci)

agregasi okezone1