Toko Taki
Menu Click to open Menus
Toko Taki
Home » Opini » Menghadapi Permasalahan Hidup

Menghadapi Permasalahan Hidup

(92 Views) June 22, 2012 6:08 am | Published by | No comment

YUSRIJAL DT. MAKHUDUN (Guru SMPN 1 X Koto Diatas, Kabupaten Solok)

Hidup mengandung berbagai  permasalahan. Kalau ingin hidup eksis, kita  harus berani menghadapi masalah. Kapan saja, di mana saja pasti ada permasalahan.  Kita selalu diliputi oleh berbagai permasalahan, yang kadang dating silih berganti. 

Masalah yang satu belum selesai, muncul lagi masalah yang baru. Akan tetapi, memang itulah hidup. Setiap orang pasti menghadapi masalah, tetapi masalahnya berbeda-beda.
Bermacam-macam masalah yang kita hadapi, seperti pekerjaan, permasalahan anak, kurangnya penghasilan, kerukunan dalam keluarga, hubungan dengan tetangga, dan sebagainya.
Bagaimana sikap kita terhadap persoalan? Kita harus berani menghadapi berbagai permasalahan tersebut. Kita jangan menghindar dari per masalahan. Bagaimanapun, kita tidak bisa lari dari permasalahan.
Permasalahan terus mengejar kita. Kita hendaklah berani menghadapi permasalahan. Kita hendak memiliki semangat yang membaja untuk menghadapinya. Kita harus mempunyai tekad untuk menyelesaikan setiap persoalan dengan baik. Sekecil apapun persoalan mesti kita carikan solusinya, apalagi masalah yang besar.
Kenyataannya banyak orang yang tidak mampu menghadapi permasalahan hidup dengan baik. Mereka ingin lari dari permasalahan. Akibatnya mereka selalu diburu dan dihantui persoalan tersebut.
Ada pula orang yang melakukan tindakan kompensasi dalam menghadapi persoalan. Padahal tindakan tersebut sangat merugikan diri sendiri. Dengan kompensasi yang dilakukan mereka berharap masalah akan selesai.
Akan tetapi, tindakan tersebut menimbulkan masalah baru yang lebih runyam. Ada pula orang menghadapi persoalan dengan panik. Akibatnya masalah kecil terasa sangat berat bagi mereka. Masalah yang berat semakin bertambah berat.
Suatu riwayat, seorang murid mengeluh kepada gurunya. Dia menyatakan meng hadapi persoalan yang sangat berat. Sang guru mengambil segelas air putih, lalu memasukkan segenggam garam. Air diaduk, kemudian sang guru menyuruh murid untuk meminum air itu.
Baru saja diminum seteguk, sang murid terpekik. Pahit sekali!. Kemudian sang guru membawa murid ke sebuah telaga. Dimasukkan sekarung garam ke dalam telaga itu, lalu diaduk. Kemudian sang guru mengambil segelas airnya.
Sang murid disuruh meminum air itu. Sang guru bertanya bagaimana rasa air itu. Sang murid merasakan air tersebut terasa segar. Tidak sedikit pun terasa asin, apalagi pahit.
Dalam menghadapi permasalahan kita hendak bersikap tenang. Hadapilah permasalahan tersebut dengan pikiran yang jernih. Tempatkanlah permasalahan tersebut pada tempat yang luas, maka permasalahan tersebut akan semakin ringan. Ada orang mempunyai permasalahan yang lebih berat daripada kita.
Akan tetapi meraka seperti tidak memiliki permasalahan. Sebaliknya, seseorang yang menghadapi permasalahan yang ringan tetapi ditempatkan pada tempat yang sempit sehingga permasalahan tersebut terasa sangat memberatkan. Karena itu, yang lebih penting adalah bagaimana sikap kita dalam menghadapi berbagai permasalahan.
Agama menuntun kita bagaimana menghadapi permasalahan hidup. Ada beberapa hal yang bisa kita lalukan dalam menghadapi permasalahan hidup. Kita hendaklah beristiqamah dengan perintah Allah.
Kita melakukan istiqarah atau berdoa untuk meminta petunjuk kepada Alllah. Kita beristighfar kepada Allah. Berusahalah secara maksimal, lalu bertawakal.
Istiqamah berarti konsisten dan betul-betul yakin. Kita hendaklah mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pendekatan diri kepada Allah dalam keadaan apapun, baik susah, senang, banyak persoalan, dan sebagainya.
Ketika kita bahagia, mendapat nikmat, mendapat keberuntungan, tetap mendekatkan diri kepada Allah, beribadah kepada Allah. Ketika menghadapi berbagai persoalan, hidup susah, mendapat musibah, ujian, kita tetap juga beribadah kepada Allah. Dekatkan diri kepada Allah dalam situasi dan kondisi bagaimanapun. Yakinlah dengan mendekatkan diri kepada Allah, Allah akan menolong kita keluar dari kesulitan.
Dalam menghadapi persoalan, kita harus yakin bahwa Allah akan memberikan jalan keluar bagi kita. Karena itu, selalulah menyembah dan meminta pertolongan kepada Allah. Hanya kepada Allah-lah kita menyembah, kepada Allah pula kita meminta pertolongan.
Yakinlah, di balik kesusahan, pasti ada kemudahan diberikan oleh Allah SWT. Yakinlah bahwa Allah tidak memberikan suatu ujian atau persoalan melebihi kemampuan kita untuk mengatasinya. Karena itu, selalulah beristiqamah dalam beribadah, berdoa, memimita pertolongan Allah. Yakinlah Allah selalu menolong kita.
Istighfar berarti meminta ampun kepada Allah SWT. Tidak ada kita yang tidak berdosa. Setiap kita pasti melakukan kesalahan, baik besar maupun kecil. Dosa dan kesalahan yang kita lakukan akan mendatang kemurkaan Allah.
Allah akan memberikan kesusahan, permasalahan yang pelik akibat dosa yang kita lakukan. Karena itu, kita hendak beristigfar, selalu meminta ampunan Allah. Nabi Muhammad sebagai seorang yang dijaminkan oleh Allah masuk syorga tetap meminta ampun kepada Allah.
Lebih 70 beliau meminta ampun kepada Allah dalam sehari semalam. Apalagi kita yang banyak berdosa hendaknya lebih banyak lagi meminta ampun kepada Allah.
Dengan ampunan Allah kita mengharapkan terbuka pintu hati dan pikiran kita dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Allah memberikan ketenangan hati sehingga kita mampu menghadapi persoalan secara wajar. Kita berharap Allah membukakan pikiran kita sehingga mampu mencari solusi dari berbagai permasalahan yang kita hadapi.
Istiqarah berarti meminta petunjuk kepada Allah. Saat kita sedang menghadapi persoalan, hati kita resah dan gelisah. Karena itu, berdoalah dan memohon petunjuk dari Allah SWT. Mintalah petunjuk kepada Allah bagaimana menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi.
Berdoalah dengan khusuk sehingga Allah memberikan hidayahnya kepada kita. Dengan petunjuk Allah terbentanglah jalan yang lurus di hadapan kita. Allah memberikan inspirasi kepada kita sehingga mendapatkan berbagai alternatif pemecahan masalah.
Doa yang kita sampaikan hendaklah dibarengi dengan usaha. Allah tidak akan mangubah nasib seseorang bila seseorang tidak mau mengubahnya terlebih dahulu. Lakukan usaha tersebut dengan sungguh-sungguh.
Tiada keberhasilan tanpa usaha yang sungguh-sungguh. Katena itu, usaha memang sangat penting. Berjuanglah sekuat tenaga untuk menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi. Namun, perlu diingat bahwa usaha yang kita lakukan hendaklah yang diridhoi oleh Allah SWT.(*)

Categorised in:

No comment for Menghadapi Permasalahan Hidup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>