Toko Taki
Menu Click to open Menus
Toko Taki
Home » Utama » Merasa Diintimidasi, Guru Mengadu ke DPRD

Merasa Diintimidasi, Guru Mengadu ke DPRD

(48 Views) December 5, 2012 7:05 am | Published by | No comment

PADANG – Belasan guru SMP mendatangi DPRD Padang, Selasa (4/12) sore. Mereka mengadukan intimidasi dan intervensi yang mereka rasakan pascademonstrasi di Dinas Pendidikan pekan lalu.
“Guru-guru yang menyampaikan aspirasi minggu lalu, diintimidasi oknum Disdik. Anggota Tim 8, bahkan dipindahkan dari sekolah. Jika tidak patuh, akan diberhentikan tanpa hormat,” kata perwakilan guru Yuliarti Zein dari SMP 12. Para guru itu didampingi Sekretaris Umum PGRI Sumbar, Hasan Basri Hosen.
Kedatangan guru-guru itu diterima Wakil Ketua DPRD Afrizal, Maidestal Hari Mahesa, Osman Ayub, Zaharman dan Paula Lindawati.
Belasan guru itu mencurahkan parasaian yang mereka kepada wakil rakyat. Mereka bahkan menyebut, jika melakukan demonstrasi secara anarkis, tunjangan sertifikasi triwulan ke-4 tidak akan dibayarkan dan dapat sanksi lainnya.
Kedatangan mereka berkaitan dengan 949 guru bersertifikasi di Padang yang tidak menerima tunjangan sertifikasi atau tunjangan profesi guru (TPG) triwulan ke-II (April-Juni 2012), III (Juli-September) dan IV (Oktober-Desember).

“Kami juga diancam harus mengembalikan dana sertifikasi senilai Rp9,8 miliar lebih yang telah diterima pada triwulan pertama (Januari-Maret) lalu,” kata seorang guru.
Para guru menyampaikan surat yang berjudul Jeritan Hati Guru Kota Padang kepada Afrizal. Mereka mempertanyakan, kenapa dalam syarat 24 jam mengajar yang harus dipenuhi, item pengembangan diri (PD) tidak dimasukkan. Padahal, dalam triwulan pertama, masuk dan para guru telah menerima tunjangan sertifikasi.
“Dulu, triwulan pertama sudah disetujui pengawas, dan ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan. Kenapa saat triwulan II dan III tidak lagi. Juga untuk jam wali kelas, tidak bisa dimasukkan lagi. Padahal, PD, dan walikelas itu, di Kementerian Agama (Kemenag) masih masuk dalam surat 24 jam mengajar per pekan,” ujar guru lain.
Para guru berharap, katanya, Pemko Padang mencairkan TPG triwulan II,III dan IV. Mereka juga mengancam akan mengerahkan massa lebih banyak lagi, jika 8 anggota tim benar-benar diberi sanksi atau dipindahkan. “Kami minta SK pindah itu dicabut,” kata perwakilan guru itu.
Selain itu, kata para guru, mereka juga meminta Dinas Pendidikan membayarkan sisa tunjangan sertifikasi yang masih kurang, satu bulan pada 2010 dan dua bulan di 2011.
Sekretaris Umum PGRI Sumbar Hasan Basri Hosen mengharapkan, DPRD mampu menjadi penyelesai keresahan yang dialami para guru ini. Karena, mereka sudah bertanya ke Disdik, namun belum mendapatkan jawaban yang berkenan. “Kami berharap, DPRD mampu mencarikan solusi,” katanya.
Afrizal menyebutkan, siap menerima kapan saja para guru dan akan mencarikan jalan keluarnya. Afrizal menyebutkan, intervensi atau intimidasi yang dilakukan oknum-oknum, tidak boleh terjadi, dan mereka meminta Disdik mengusutnya.
“Kami menjamin tidak ada intervensi dan intimidasi apalagi pengancaman. Kami juga sadar, keluhan para guru ini, tidak akan mampu diselesaikan Disdik Padang ataupun Sumbar. Karena bersandar pada aturan pusat. Jadi, hal ini akan dibawa ke Jakarta,” kata dia.
DPRD, katanya, akan membuat surat kepada Dinas Pendidikan, untuk kembali bertemu dengan para guru. “Kami juga minta Komisi IV memanggil Kadisdik Padang untuk menjelaskan kasus ini. Besok (hari ini-red), Disdik harus menemui para guru, untuk memberikan penjelasan tuntutan mereka,” katanya.
Kadisdik, Indang Dewata memastikan, tidak ada intervensi dan pengancaman kepada guru-guru yang berdemo, apalagi kepada tim 8 yang berdialog dengan Disdik. Adapun ancaman itu, katanya, merupakan isu yang dikembangkan pihak luar.
“Kami tidak mempermasalahkan mereka yang demo. Saya siap menerima para guru untuk menjelaskan kembali apa yang terjadi,” kata Indang Dewata, saat ditelepon Afrizal, dan didengarkan semua guru yang datang. (105)

Categorised in:

No comment for Merasa Diintimidasi, Guru Mengadu ke DPRD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>