Motor Sering Hilang di Kampus, Mahasiswa Unand Ngadu ke Ombudsman

Unand (net)
Unand (net)

PADANG – Kampus Universitas Andalas tak aman. Marak kasus pencurian kendaraan bermotor dan aksesoris di lahan parkir. Mahasiswa Universitas Andalas (Unand) pun melaporkan hal itu ke Ombudsman. Mahasiswa menuntut Unand untuk menciptakan rasa aman bagi mereka.

“Bagaimana kami bisar kuliah dengan nyaman, jika setiap hari teman kami kehilangan motor. Bahkan pernah, dalam satu hari tiga motor hilang,”sebut Antoni Putra salah seorang mahasiswa yang terhimpun dalam Lembaga Kemahasiswaan Pengenalan Hukum dan Politik di kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Selasa (25/10).

Disampaikannya, membuat laporan tersebut merupakan aksi lanjutan dari upaya yang telah dilakukan sebelumnya. Guna mendesak pihak kampus untuk meningkatkan keamanan, mahasiswa telah beberapa kali demonstrasi dan audiensi dengan pihak kampus.

Audiensi tersebu sudah dilakukan sejak Wakil Rektor Unand masih dijabat Werry Darta Taifur. Hasilnya, sampai sekarang belum ada tindaklanjut dari Unand. Bahkan, kasus pencurian bermotor terus berlanjut di palataran parkir Unand.

Hingga kini tuntutan mahasiswa untuk menata keamanan parkir dengan baik tidak diwujudkan. Kemudian, menetapkan pintu masuk kampus dan pintu keluar hanya dua jalur saja.

Disampaikannyanya juga, berdasarkan data Polsek Pauh terhitung dari 2013 hingga september 2016 sebanyak 128 motor hilang di Unand. Jumlah itu terdiri,  pada 2013 terdapat 36 kasus, pada 2014 sebanyak 34 motor dan 2015 terdapat 58 kasus. (yose)