Murid SD Tewas Terseret Motor di Limapuluh Kota

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

LIMAPULUH KOTA – Baru beberapa bulan diajak pindah sekolah dari SDN di Koto Nan Godang, Kota Payakumbuh ke SDN 03 Sarilamak, Harau, Limapuluh Kota, oleh orangtuanya, Selasa (10/9), Kirana Rahmadana Putri (8) menjadi korban kecelakaan.

Kirana tewas setelah satu unit sepeda motor jenis Honda Sonic dengan nomor polisi BM 6300 AQ yang melaju kencang dari arah Riau menuju Limapuluh Kota, menabrak tubuh mungilnya hingga terseret sekitar 30 meter.

“Korban merupakan murid SDN 03 Sarilamak, Harau, tepatnya di Andoleh, Lubuak Bangku,” kata Kapolres 50 Kota, AKBP Haris Hadis.

Peristiwa ini kata AKBP Haris, terjadi sekira pukul 11.30 WIB, atau saat korban dan teman-temannya pulang sekolah. “Korban berniat menyeberang ke arah simpang rumahnya. Tapi, saat itu ada sepeda motor diduga melaju tinggi,” ulas Kapolres.

Diduga lepas kontrol melihat ada anak sekolah menyeberang, pengendara sepeda motor bernama Nomi Indra (23) akhirnya menabrak Kirana. “Motor itu ditumpangi dua orang. Sudah kami amankan,” sebut Kapolres memastikan.

Ikut berboncengan dengan Nomi, yakni Rido Saputra (23). Keduanya, adalah sahabat dan sama sama merantau ke Pekanbaru. Rencana mereka, saat kejadian itu hendak pulang kampung ke Gasan Ketek Nagari Tiku Selatan, Tanjuang Mutiara, Agam.

Atas peristiwa ini, polisi sudah memerikasa sedikitnya empat saksi, termasuk pelajar yang ikut pulang sekolah bersama dengan korban. (bayu)