Ngeri, Pria Asal India Ini Makan Listrik saat Lapar

Naresh Kumar. (india)
Naresh Kumar. (india)

KETIKA lapar manusia akan mencari makanan untuk menghilangkan rasa laparnya. Dengan mengonsumsi makanan yang sesuai dengan kebiasaannya, maka mereka akan memenuhi kebutuhannya dengan makanan tersebut.

Makanan yang bergizi seimbang akan menjadi dambaan setiap manusia. Namun, tidak bagi seorang pria asal India ini. Ia memiliki kebiasaan yang tidak normal ketika merasa lapar.

Bukannya mencari makanan yang bergizi seimbang, pria tersebut justru mencari hal yang tidak patut dimakan. Naresh Kumar memiliki kemampuan yang luar biasa, dan karena kemampuannya itu Kumar dijuluki Human Light Bulb.

Bagaimana tidak, jika Kumar merasa lapar ia mencari benda-benda yang bisa menghasilkan listrik dan memasukkannya ke dalam mulut. Anehnya, Kumar tidak tersengat sama sekali ataupun merasakan aliran listrik mengalir di badannya.

“Kapan pun saya merasa lapar dan tidak ada makanan di rumah, saya memegang kabel telanjang dan dalam waktu selama setengah jam saya merasa puas, saya makan listrik seperti memakan makanan,” ucap Kumar.

Melansir dari laman India, Kamis (9/11/2017), Kumar mengatakan ia bisa membiarkan arus listrik mengalir melalui tubuhnya dan tidak merasakan syok saat menyentuh kabel yang terkelupas dan teraliri listrik. Kumar yang merupakan seorang petenis tersebut, saat lapar Kumar memasukkan kabel yang teraliri listrik dan membiarkan listrik mengalir di mulutnya selama 30 menit.

Awal dari kemampuan yang tidak biasa ini, Kumar sadari ketika ia tidak sengaja menyentuh kawat yang teraliri listrik di tempat kerjanya dan ia tidak merasakan sengatan dari listrik tersebut. Sejak saat itulah Kumar yang berusia 42 tahun, mulai terobsesi dengan kabel listrik, dan mengonsumsinya secara rutin.

“Saya dapat menyentuh alat listrik apa pun seperti televisi, mesin cuci, lemari es, dan inverter dengan tangan telanjang saya. Dengan melakukan hal ini, bisa membantu meningkatkan energi saya,” ucapnya seperti yang dikutip dari laman India.

Lebih lanjut, Kumar juga menuturkan dirinya merasa kini tubuhnya terdiri atas listrik sebanyak 80 persen. Biarpun demikian, istri dan anak-anak Kumar justru khawatir.

“Tidak ada saklar, terkadang anak-anak dan saya khawatir kita akan terkena sengatan listrik,” ucapnya.

Akan tetapi, anak-anak dan istri Kumar harus menerima kenyataan ayah dan suaminya telah terobsesi dengan listrik, sehingga mereka harus tinggal dalam rumah yang keadaannya tidak biasa. Menurut penuturan istri Kumar, suaminya bahkan sering hanya menggunakan tangan telanjangnya untuk mengganti peralatan listrik atau mematikannya. (aci)

agregasi okezone1