Operasi Rakat Jaya 2017, KRI Teluk Sibolga Sandar di Teluk Bayur

 Prajurit Lantamal II Padang menarik tali pengikat KRI Teluk Sibolga 536 ketika merapat di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Rabu (11/1). (guspa caniago)
Prajurit Lantamal II Padang menarik tali pengikat KRI Teluk Sibolga 536 ketika merapat di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Rabu (11/1). (guspa caniago)

PADANG – Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Sibolga-536 merapat di Pelabuhan Teluk Bayur Padang, dalam rangka Operasi Rakat Jaya 2017 di Perairan Barat Sumatera, Rabu (11/1).

Kapal perang bersenjata cangih itu di Komandani oleh Mayor Laut (P) Mandiri Kartono dan diterima oleh Asisten Operasi Lantamal II Padang, Letkol Laut (P) Teguh Prasetyo.

Kepala Dinas Penerangan (Dispen) Lantamal II, Mayor Laut (KH) Eko Prasetio kepada Singgalang mengatakan kapal perang itu bersandar di Teluk Bayur untuk perbekalan ulang setelah melaksanakan Operasi Rakat Jaya.

Selain itu juga melaksanakan pergeseran material milik Lantamal II, seperti Kaporlap, Sea Reader Platform, Perahu Karet Dolpin L490, Swimvest.

Dikatakan, KRI Teluk Sibolga – 536 salah satu Kapal Perang Indonesia (KRI) dalam jajaran Satuan Kapal Ampibi (Satfib) Armada RI Kawasan Barat. Kapal parang inimempunyai fungsi sebagai kapal pendaratan tank ampibi dan pendaratan pasukan Marinir untuk merebut dan menguasai pantai pertahanan musuh.

Tidak itu saja, kapal perang berjenis Frosch-I/Type 108 dilengkapi dengan persenjataan 1 unit meriam PSU kapal kaliber 37 mm laras tunggal, 1 unit meriam PSU kapal kaliber 37 mm laras ganda dan 1 unit mitraliur kaliber 25 mm laras ganda.

“Mudah-mudahan dengan adanya operasi tersebut perairan Barat Sumatera aman dari kejahatan, “ujar Eko.(gpa)