Orangtua Asuh Anggap Personel TNI Anak Sendiri

Ana (42) salah satu  orang tua asuh satgas TMMD 97 di kampung Tanjung Kandis, Kenagarian Taluak Tigo Sakato, Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan  membantu mencuci dan menjemurkan pakaian personel TNI. (niko)
Ana (42) salah satu orang tua asuh satgas TMMD 97 di kampung Tanjung Kandis, Kenagarian Taluak Tigo Sakato, Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan membantu mencuci dan menjemurkan pakaian personel TNI. (niko)

PAINAN – Orang tua asuh personel TNI yang tergabung dalam satuan tugas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 97 di Kampung Tanjung Kandis, Kenagarian Taluak Tigo Sakato, Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat menganggap prajurit gagah berani, intelektual dan berwawasan nusantara tersebut seperti anak kandung sendiri.

“Saya menyayanginya seperti anak kandung sendiri. Di antara kami tak ada yang disembunyi-sembunyikan, saya bercerita apa adanya kepada mereka,” ungkap Ana kepada Singgalang, Jumat, (30/9).

Di lokasi TMMD, antara TNI dan orangtua asuh terlihat saling seiya dan sekata. Sebelum apel, Baju tentara berbaju loreng yang sudah dicuci,  dijemur orang tua asuh.
Selaku pemilik rumah, Ana tidak pilih kasih. Meskipun secara biologis personel TNI itu bukan anak kandungnya, namun kalau urusan cuci mencuci baju kotor, adalah rutinitas kesehariannya.

Dandim 0311 Painan, Pesisir Selatan, Letkol Inf Setiya Asmara, mengungkapkan hubungan emosional yang sudah terjalin erat itu juga merupakan bukti TNI bukan seseorang yang harus ditakuti warga.

Keakraban dan kedekatan tersebut, adalah cikal bakal masyarakat bisa menyatu dengan TNI. Kehadiran mereka pun akan membawa perubahan terhadap keluarga orang tua asuh. Baik cara berpikir , karakter maupun penerapan hidup disiplin dalam kehidupan.

“Mereka yang berasal dari rakyat biasa juga berperan dalam tugasnya untuk membantu masyarakat terlepas dari ketertinggalan keterisoliran, dan menjaga kesatuan negara republik indonesia” tukas Setiya Asmara. (niko)