Para Tentara Itu Merasakan Susahnya Jadi Petani

PAINAN –  Begitu merakyatnya, para TNI di kampung Tanjung Kandis, Kenagarian Taluak, Kecamatan Batang Kapas dalam program TMMD ke 97 tahun 2016 di Pessel, mereka ikut merasakan langsung bagaimana susah payahnya menjadi seorang petani. Seakan tidak pernah mengenal lelah mereka tidak henti hentinya membantu masayarakat di sana.

Pantauan Singgalang, baru-baru ini, tentara selain membantu pembangunan rumah tidak layak huni dan pembukaan akses jalan pertanian sepanjang 12 kilometer, mereka ikut terjun dan turun ke sawah bercocok tanam.

Mulai dari membajak lahan sawah hingga menanamkan batang padi yang telah disemai sejak sebulan lalu. Kegiatan itu dilakukan untuk terus meningkatkan semangat petani dalam mencapai swasembada pangan.

Mereka tidak ingin para petani di desa putus asa. Meskipun perolehan air hanya mengandalkan air hujan yang turun dari langit.

Koordinator Pertanian Tanam Padi Serentak, Kodim 0311 Pessel, Sertu Rayendra menyebutkan, warga hanya mengandalkan air hujan dalam musim bercocok tanam. Jika tidak musim hujan maka petani tidak bisa menggarap sawahnya. Padahal areal sawahnya cukup banyak dan luas.

“Kendalanya irigasi dan sumber air yang belum ada,” ujar Sertu Rayendra.

Oleh justru itu, Dandim 0311 Painan Letkol Inf. Setya Asmara, bersama personel TNI yang tergabung dalam TMMD melibatkan dinas pertanian dan perkebunan akan memberikan sosialisasi upaya peningkatan hasil tani yang lebih baik.

“Bersama petani inilah kami kuat. Padi yang mereka tanam selama ini, kita makan dan cerna hingga menumbuhkan fisik kuat yaitu berkat perjuangan petani,” tuturnya. (niko)