Para Tokoh Minang di Jabodetabek Teken Permohonan Penangguhan Penahanan Irman Gusman

Sejumlah tokoh masyarakat Minang di Jabodetabek galang solidaritas untuk Irman Gusman (dok)
Sejumlah tokoh masyarakat Minang di Jabodetabek galang solidaritas untuk Irman Gusman (dok)

JAKARTA – Kasus yang melilit Ketua DPD RI non-aktif, Irman Gusman mengundang keprihatinan para tokoh masyarakat asal Sumatera Barat, termasuk keluarga besar masyarakat Minangkabau di Jabodetabek.

Para tokoh Minang di rantau itu mendiskusikan permasalahan yang menimpa Irman Gusman di Hotel Balairung, Jalan Matraman Raya, Jakarta, Rabu (28/9).

Acara bertema “Diskusi dan Peduli atas Musibah yang Menimpa Irman Gusman” tersebut juga dirangkaikan dengan pengumpulan tanda tangan pernyataan permohonan penangguhan penahanan.

Tampak hadir sejumlah tokoh asal Sumbar, seperti mantan Kapolri Awaloedin Djamin, mantan anggota DPR RI Is Anwar Dt Rajo Perak, Firdaus HB, Yemmelia, Fahmi Idris dan lainnya. “Ini bentuk solidaritas kita sesama masyarakat Minang,” kata Yemmelia.

Menurut Ketua IKM Banten ini, terlepas benar atau salahnya Irman, sebagai sesama orang tidak selayaknya untuk saling menghujat, dan harus bersatu demi kemajuan Ranah Minang.

Sebelumnya, sejumlah anggota DPD RI juga menggalang tanda tangan agar Irman Gusman mendapatkan penangguhan penahanan. (ery/agus)